Hukum dan Kriminal

Kejari Jakbar Musnahkan 30 Jutaan Lebih Pil Ilegal

Jakarta,hariandialog.co.id.- Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (Kejari Jakbar) melalui Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R) Kejari Jakarta, pada Kamis (30/5/24) melakukan pemusnahan dan penghancuran terhadap barang bukti yang perkaranya sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkract).  

Barang bukti yang dimusnahkan tersebut berupa 30 jutaan lebih obat keras   terdiri dari heximer dan tramadol tanpa izin edar yang didatangkan ke Indonesia dari luar negeri secara ilegal oleh terpidana Khoe Hendra Kusuma alias ACU, Dkk yang dijatuhi hukuman penjara oleh Pengadilan Negeri Jakbar melalui majelis hakim yang memeriksa dan mengadilnya karena dinyatakan  melanggar Pasal 196 Jo 98 (1) dan (3) UURI No.36 Tahun 2009 tentang Undang Undang Kesehatan.

Menurut Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R) Kejari Jakarta Bara, Dodi Gazali Emil kepada Dialog, Jumat (31/5/24), bahwa   pemusnahan barang bukti tersebut berdasarkan putusan perkara Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor: 558/PID.SUS/2023/PN.Jkt.Brt.

Dimana, pelaksanaan pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan di PT. Wastec Internasional Jl. Australia II Kav H1/2, KEIC, Warnasari, Citangkil, Cilegon, Banten, pada Kamis (30/5/2024).

Ditambahkan, Dodi Gazali Emil, selain pemusnahan pil, juga dimusnahkan  kosmetik palsu, senjata tajam, 30 pil jenis narkotika dan obat-obatan terlarang, serta airsoftgun dan pelurunya. (Het)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

kirim pesan
Trimakasih Telah Mengunjungi Website Kami