Hukum dan Kriminal

Kasus Kepemilikan Narkotika: Jaksa Monica SH Mendakwa Wibisana Secara Berlapis

Jakarta, hariandialog.co.id.–  Jaksa Penuntut Umum Monica Sevi
Herawati,  dalam surat dakwaannya mendakwa terdakwa Wibisana Sudrajat
alias Wibi dengan pasal berlapis, untuk kasus kepemilikan narkotika.

                Menurut surat dakwaan jaksa,Wibisana Sudrajat, warga
Jalan Raya Pasar Minggu, Komplek Pokala Rt 013 Rw 005, Kelurahan
Pejaten Timur, Jakarta Selatan yang ditahan sejak 21 Desember 2023,
terdakwa dengan sengaja membeli narkotika jenis daun ganja kering
seharga Rp.300 ribu dari Lutfi (DPO) dengan cara pembayaran di
transfer ke rekening Lutfi di Bank BCA.

                Barang haram yang mengantarkan terdakwa ke penjara
dipesan melalui JNE ke alamat rumahnya yang di Jln. Pangkalan Jati
No.16 Kel. Pangkalan Jati, Cinere, Depok. Ganja itu tidak dipergunakan
untuk dirinya sendiri tapi dibagi kepada rekannya secara Cuma-Cuma
alias gratis kepada Michael Gustav Setijadi (berkas terpisah) dan
sisanya disimpan di kamar kerjanya.

                Mendapat informasi demikian anggota polisi Dion
Septiyanno dan Joko Apriono mendatangi rumah dan melalukan
penggeledahan. Di depan rumahnya ditanam ganja yang batangnya sudah
setinggi 70 cm dan 21 cm. Sementara daun ganja kering yang dibelinya
itu tersisa 0,77 gram dan 0,10 gram disimpan di bekas bungkus rokok
Djarum 76 Mangga.

                Untuk itu, jaksa Monica mengancam terdakwa Wibisana
dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika dan
di dakwaan kedua terancam Pasal 116 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009
tentang narkotika serta melanggar Pasal 111 ayat (1) UU RI No.35 tahun
2009 tentang narkotika.  (tob)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

kirim pesan
Trimakasih Telah Mengunjungi Website Kami