
Jakarta, hariandialog.co.id – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) masa bakti 2026-2030.
Agustiar terpilih dalam Musyawarah Nasional (Munas) Percasi XXX 2026 yang digelar di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, Sabtu (11/4).
Tokoh yang juga selama ini kenal sangat dekat dengan olahraga catur, baik ditingkat daerah hingga nasional ini memperoleh dukungan mayoritas dari para pemilik suara dalam forum tertinggi organisasi catur nasional tersebut.
Munas Percasi XXX 2026, dihadiri oleh 34 Pengurus Provinsi (Pengprov) dari total 37 Pengprov di seluruh Indonesia, memiliki agenda utama pemilihan Ketua Umum PB Percasi untuk empat tahun ke depan.
Proses pemilihan berlangsung singkat setelah 33 pemilik suara secara mufakat memberikan rekomendasi dan sepakat mengangkat orang nomor satu di Provinsi Kalteng ini untuk memimpin olahraga asah otak ini ke depannya..
Sebelumnya dalam sambutan saat pembukaan Munas Percasi XXX 2026, Ketua Umum PB Percasi masa bakti 2022 – 2026, Grand Master Utut Adianto menegaskan pentingnya regenerasi dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam kepengurusan PB Percasi yang baru
“Ke depan diharapkan menyongsong dengan konsep digitalisasi dan juga makin banyak catur di sekolah-sekolah. Itu mulai dari pembibitannya. Kalau prestasinya tetap seperti sekarang, Pelatnas yang tidak terputus. Tapi ini nanti tentu ranahnya ketua umum yang baru,” ungkap Utut.
Sementara itu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang hadir ikut memberikan pandangannya mengenai kriteria ideal pemimpin federasi olahraga.
Menurutnya ada tiga poin penting, yakni figur tersebut harus mencintai olahraga tanpa kepentingan jabatan, memiliki waktu luang untuk mengurus organisasi, serta kemampuan menjaring pendanaan dari sektor swasta.
Terkait wacana digitalisasi, Menpora memberikan dukungan penuh sebagai alternatif positif bagi generasi muda di era modernisasi olahraga.
“Siapa tahu game catur bisa menjadi sebuah platform yang juga mendidik karena di dalam catur itu kita diajarkan strategi, disiplin, kesabaran yang di mana-mana anak muda Indonesia sekarang perlu menginjakkan juga bumi lagi supaya jangan semuanya mau serba cepat tetapi itu tidak menjadi solusi jangka panjang. Jadi saya dukung digitalisasi untuk catur ini,” jelas Erick.
Pada penutupan Munas XXX, Ketua Umum PB Percasi 2026–2030 terpilih, H Agustiar Sabran, langsung menyambut apa yang menjadi harapan dari Menpora Erick Thohir, ia memastikan digitalisasi olahraga catur tentu jadi prioritasnya mengingat kebermanfaatannya.
“Digitalisasi olahraga catur tentu akan kita upayakan, karena hal ini penting untuk mengikuti perkembangan zaman, apalagi pengaruhnya sangat besar untuk meningkatkan jumlah pecatur kita,” ujarnya.
Selain itu, Agustiar Sabran juga menegaskan setelah terpilih sebagai Ketua umum PB Percasi, dirinya berkomitmen akan memasyarakatkan olahraga catur, utamanya melalui sekolah-sekolah. (zal)
