
Padang, hariandialog.co.id – Kementerian UMKM mendorong pemulihan UMKM terdampak bencana di Sumatera Barat melalui penguatan ekosistem digital. Upaya ini dilaksanakan lewat kegiatan “Fasilitasi Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Bersama” dan aktivasi kembali Klinik UMKM Bangkit di Padang Pariaman 6 Oktober 2026 dan Kota Padang 7 Oktober 2026 secara hybrid.
Asdep Pemasaran dan Digitalisasi Usaha Mikro Ari Anindya Hartika mengatakan pemulihan tidak cukup hanya memulihkan produksi. “Yang tidak kalah penting adalah memastikan produk memiliki akses pasar. Fasilitasi landing page ini mengoptimalkan pemanfaatan ekosistem digital agar UMKM bisa menjangkau konsumen lebih luas,” ujar Ari.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 18 Tahun 2025 tentang percepatan rehabilitasi pascabencana. Rangkaiannya dimulai dari pra-business matching, pembekalan kapasitas, kurasi, hingga puncak business matching pada November 2026.
Peserta menyambut positif. Ulfa, pengusaha kuliner Padang Pariaman, berharap literasi digital dari pendampingan ini bisa membuat produknya terjual ke luar Sumbar. Sementara Ina dari Kota Padang berharap bisa bertemu pembeli skala besar agar kapasitas produksi naik dan bisa membuka lapangan kerja bagi warga sekitar.
Melalui kolaborasi pemerintah, BUMN, korporasi, dan asosiasi, Kemenkop UMKM menargetkan UMKM Sumbar tidak hanya pulih, tetapi memiliki fondasi usaha yang tangguh dan terhubung ke rantai pasok nasional. (zal)
