
teguran dan pembinaan yang melakukan pelanggaran, melawan arus.(Foto:Dialog/Tob)
Jakarta, hariandialog.co.id.- Polisi dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan pembinaan bagi warga Masyarakat yang melakukan pelanggaran aturan berlalu lintas. “Kami hanya melakukan pembinaan kepada pelanggar aturan lalu lintas,” kata P Sipahutar.
Tiga anggota Polantas terlihat menghentikan pengemudi kenderaan roda dua melakukan pelanggaran dengan cara melawan arus. Disamping itu kenderaan jenis MX dari Perusahaan sepeda motor Yamaha itu, tidak menggunakan plat nomor di depan sebagaimana mestinya. “Kami hanya menghentikan dan menegur serta memberi peringatan kepada para pelanggar,” ketiga polisi itu ketika ditemui saat melakukan pembinaan di depan Swiss Belesidences Kalibata, Jakarta Selatan.
P. Sipahutar mengatakan pihaknya melakukan peneguran dan pembinaan.
“Kami sesuai instruksi pimpinan hanya membina dan bukti pembinaan pelanggar harus menandatangani berkas yang sudah dipersiapkan. Jadi kami tidak ada menyita apapun. Dan berharap kiranya mereka yang
ditegur dengan pelanggaran yang ditemukan tidak berbuat lagi. Dan ini bagian penertiban lalu lintas di lapangan,” jelas anggota Polisi Lalu Lintas.
Salah seorang dari beberapa pengendara kendaraan yang dihentikan anggota Polisi itu, mengaku salah dan menerangkan dirinya melalukan melawan arus lalu lintas untuk mengejar waktu. Namun, dia mengaku siap
salah dan ditegur dengan ramah serta sopan saat menghentikan dirinya.
“Terus terang saya takut dan sudah berpikir akan ditilang dengan mengambil atau menyita seperti SIM, STNK atau KTP tapi tidak demikian. Hanya disuruh menandatangani bukti pelanggaran yang dilakukan,” kata pria yang tidak mau menyebutkan namanya.
Dia, yang mengaku tinggal di daerah Kebun Pala, Jakarta Timur itu, sangat senang karena anggota polisi itu sekarang jadi humanis dan seperti teguran antara Abang dengan Adik. “Ucapan selamat pagi, salam
kenal dan dilanjutkan memberitahukan apa yang telah saya langgar.
Dengan demikian saya langsung mengaku salah dan berjanji untuk tidak melakukan pelanggaran lagi. Terima kasih Bapak Polisi atas pembinaan yang diberikan,” kata si pria itu sambil berlalu meninggalkan ketiga polisi. (halim-01)
