Tangerang, hariandialog.co.id.- Wali Kota Tangerang Sachrudin
memberikan kado spesial Kemerdekaan kepada warga Tangerang. Adapun
kado tersebut berupa potongan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea
Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 20 persen bagi
seluruh masyarakat. “Kebijakan ini kami berikan untuk meringankan
beban warga di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Semoga menjadi penyemangat bagi kita semua dalam mengisi kemerdekaan,”
kata Sachrudin dalam keterangan tertulis, Senin, 18 Agustus 2025.
Selain potongan pajak, Pemerintah Kota (Pemkot)
Tangerang juga memaparkan sejumlah program yang langsung menyentuh
kehidupan masyarakat. Di bidang pendidikan, Program Gampang Sekolah
memberikan layanan pendidikan gratis bagi siswa SD dan SMP negeri
maupun swasta, serta menyediakan fasilitas sekolah inklusi. “Pemkot
juga mendukung hadirnya Sekolah Rakyat. Dari total 150 penerima
manfaat di Provinsi Banten, 15 di antaranya merupakan warga Kota
Tangerang yang mendapatkan kesempatan belajar dan meningkatkan
keterampilan,” ungkapnya.
Dia mengatakan untuk bidang Kesehatan lebih dari 85 ribu
warga telah memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis dari mulai warga
hingga menyasar para pelajar. Sementara Program Makan Bergizi Gratis
telah menjangkau lebih dari 22 ribu siswa dengan distribusi makanan
sehat melalui dapur umum yang tersebar di 9 kecamatan. “Pemkot juga
melibatkan 34 rumah sakit rujukan dalam upaya pencegahan stunting,
sebagai bentuk perhatian kepada para calon generasi penerus bangsa,”
jelasnya.
Dia mengatakan dari sisi ekonomi, Pemkot Tangerang secara
rutin menggelar Gerakan Pangan Murah bekerja sama dengan produsen
pangan untuk menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan. Di samping
itu, apresiasi juga diberikan kepada 5.186 Ketua RT dan 1.032 Ketua RW
yang menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat, melalui insentif
bulanan.
Upacara peringatan HUT ke-80 RI di Kota Tangerang berlangsung
khidmat dengan partisipasi unsur Forkopimda, pegawai, pelajar,
veteran, tokoh masyarakat, dan warga turut antusias melihat upacara
berlangsung. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan untuk terus menjaga
persatuan dan semangat gotong royong. “Dirgahayu Republik Indonesia
ke-80. Dari Tangerang untuk Nusantara, mari kita teruskan perjuangan
para pahlawan dengan kerja nyata demi Indonesia maju,” tutupnya, tulis
dtc. (tia-01)
