Pati, hariandialog.co.id.- BENCANA banjir menggenangi sejumlah
wilayah di Kabupaten Pati sejak akhir pekan lalu, bahkan hingga ambil
korban. Kondisi serupa juga terjadi di daerah lain yang mengitari
Pegunungan Muria yaitu Kabupaten Jepara dan Kudus.
Seorang warga Desa Perdopo Kecamatan Gunungwungkal
Kabupaten Pati hanyut pada Selasa, 13 Januari 2026. Korban yang
merupakan buruh tani tersebut hanyut di Sungai Kedongdowo Desa Perdopo
di wilayah dataran tinggi di Kabupaten Pati.
Hingga hari kedua pencarian korban belum ditemukan. Tim
pencarian gabungan terkandala kondisi sungai yang berarus serta
berwarna keruh. Hari ini pencarian dihentikan sementara pada pukul
17.00 WIB.
Banjir di Pati juga merendam Jalur Pantai Utara atau
Pantura arah ke Kabupaten Rembang. Genangan banjir terjadi di Desa
Widorokandang Kecamatan Pati.
Jalur nasional tersebut tersendat akibat banjir. “Mengalami
perlambatan cukup signifikan, khususnya dari arah Rembang ke Pati,”
kata Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Pati, Komisaris
Riki Fahmi Mubarok.
Banjir juga merendam Jalur Pantura di Kabupaten Kudus.
Sejumlah sungai di Jalan Kudus-Pati yang berhulu di Pegunungan Muria
meluap. Banjir ikut merendam permukiman warga dan lahan pertanian.
Sebanyak dua orang meninggal terseret arus banjir di
Kecamatan Bae Kabupaten Kudus. Kemudian satu orang meninggal tertimbun
material tanah longsor di Kecamatan Gebog.(harun-01)
