
Pordasi II Tahun 2026. (Foto: Humas KONI Pusat)
Jakarta, hariandialog.co.id – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman yang diwakili Sekjen KONI Pusat Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Empat Federasi Nasional (FN) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) II Tahun 2026 di The Westin Hotel, Kuningan, Jakarta pada 14 Januari 2026.Menjunjung soliditas, keempat FN Pordasi hasil Transformasi Organisasi Pordasi antara lain FN Pordasi Pacu, FN Pordasi Equestrian, FN Polo dan FN Pordasi Berkuda Memanah menyelenggarakan Rakernas secara serentak dengan mengusung tema “Tingkatkan Prestasi Melalui Transformasi Organisasi”.
Tujuan Rakernas adalah mengevaluasi kinerja organisasi, menyusun arah kebijakan strategis, serta mempercepat implementasi Transformasi Organisasi Pordasi dalam menghadapi tantangan baru olahraga berkuda nasional dan global.
“Dengan adanya Rakernas yang digelar di awal tahun, saya harapkan lebih banyak waktu untuk melaksanakan program kerja,” sebut Sekjen KONI Pusat membacakan amanat Ketum KONI Pusat.
Apresiasi kepada Transformasi Organisasi Pordasi menjadi awal amanat Ketum KONI Pusat “Saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada para patriot olahraga prestasi Indonesia dari cabang olahraga berkuda memanah yang berhasil menjadi juara umum International Horseback Archery Alliance (IHAA) Asian Nations Cup Tahun 2025 Stage 2 di Bogor pada November 2025,” lanjut pria yang akrab disapa Ade Lukman.
“Kepada induk cabang olahraganya yakni FN Pordasi Berkuda Memanah (PBM) saya juga sampaikan selamat atas diterimanya sebagai anggota Asian Horseback Archery Federation (AHAF),” sambungnya.
“Saya berharap FN PBM segera menjadi anggota Federasi Internasional begitu juga dengan Federasi Nasional Pordasi yang lain harus aktif mendaftarkan diri seperti FN Pordasi Equestrian (Fédération Equestre Internationale/FEI), FN Pordasi Pacu (International Federation of Horseracing Authorities/IFHA) dan FN Pordasi Polo (Federation of International Polo/FIP),” terang Ketum KONI Pusat.
“Mengacu pada arahan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Bapak Erick Thohir terkait organisasi Pordasi maka dibutuhkan upaya konsolidasi Pordasi diawali komunikasi yang baik serta niat mewadahi dan merangkul seluruh pihak demi satu tujuan sinergitas untuk wujudkan prestasi olahraga Indonesia,” jelas Ade Lukman memberikan amanat.
Sekjen KONI Pusat menyampaikan harapan kepada seluruh keluarga besar Pordasi di Indonesia, baik Pacu, Equestrian, Polo dan Berkuda Memanah. Harapannya agar segenap masyarakat olahraga berkuda di bawah naungan Pordasi dapat menjalin komunikasi dan menjaga sinergitas dengan KONI dan pemerintah. Tak ketinggalan penting juga membangun kolaborasi dengan pihak ketiga untuk menyelenggarakan kompetisi berkualitas dan berkesinambungan.
Peran serta sinergitas Pengprov dan Pengkot/Pengkab Pordasi sangat diperlukan dalam membina atlet mulai dari tingkat akar rumput. Kegiatan pembinaan yang dilakukan Pengprov dan Pengkot/Pengkab menjadi kunci dan memiliki peran strategis.
Mewakili empat FN Pordasi, Ketua FN Pordasi Equestrian Dewi Larasati atau Tike menyampaikan apresiasi kehadiran KONI Pusat serta seluruh pengurus provinsi (Pengprov) anggota empat FN Pordasi yang hadir. “Momen penting silaturahmi membuat konsolidasi menghadapi berbagai dinamika yang dihadapi,” katanya.
Sebelum Rakernas resmi dibuka, Sekjen FN Pordasi Polo selaku Panitia Pelaksana Rakernas menegaskan bahwa Rakernas KN Pordasi II Tahun 2026 merupakan momentum penting sekaligus percepatan implementasi transformasi organisasi.
“Rakernas Empat FN Pordasi 2026 yang digelar serentak menjadi momentum dan akselerasi transformasi organisasi. Tantangan dan landskap olahraga berkuda saat ini sangat berbeda karena kita telah menjadi organisasi yang mandiri, adaptif, dan agile. Pordasi tidak lagi dapat dikelola dengan pendekatan lama, melainkan membutuhkan cara kerja baru yang profesional, responsif, dan berbasis kolaborasi,” tegas Hendra Sukanto.
Setelah Rakernas resmi dibuka, Sekjen KONI Pusat dan para hadirin Rakernas berdiskusi terkait olahraga berkuda di Indonesia. Diskusi berjalan lancar, dan Sekjen KONI Pusat menjawab berbagai pertanyaan yang disampaikan. Salah satu yang bertanya adalah Ketua Presidium Konfederasi Nasional (KN) Pordasi sekaligus Ketum FN PBM Triwatty Marciano yang membahas wacana penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Berkuda. Sekjen KONI Pusat tegaskan dukungan penyelenggaraan PON Berkuda secara mandiri. (zal)
