Jakarta, hariandialog.co.id.- – SMA Unggul Garuda Baru telah meraup
3.000 pendaftar untuk 4 sekolah. Jumlah itu dinilai ‘sepi peminat’,
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek)
akui pendaftar belum sesuai harapan.
SMA Unggul Garuda Baru adalah sekolah yang dibangun untuk
berfokus pada bidang Science, Technology, Engineering, dan Mathematics
(STEM). Sekolah di bawah Kemendiktisaintek ini mengusung konsep asrama
dengan fasilitas pendukung. Tak hanya itu, sekolah ini juga
membebaskan biaya pendidikan alias gratis.
Kemdiktisaintek menargetkan ada 640 siswa untuk 4 SMA Unggul
Garuda Baru dengan jumlah siswa 180 setiap rombongan belajar (rombel).
Selain SMA Unggul Garuda Baru, Kemendiktisaintek juga
mengubah sekolah unggulan yang sudah ada menjadi SMA Unggul Garuda
Baru transformasi. Contoh SMA Unggul Garuda Baru Transfomasi adalah
SMA Taruna Nusantara dan SMA Unggulan MH Thamrin.
Namun jika dibandingkan, animo pendaftar SMA Unggulan Garuda
Baru belum seramai SMA Unggul Garuda Transformasi. Pendaftaran SMA
Unggul Garuda Baru bahkan diperpanjang sampai dua kali. Hal tersebut
juga diaminkan Staf Khusus Kemendiktisaintek Tjitjik Sri Tjahjandarie.
“Saya kira saat ini memang perkembangannya belum sesuai dengan
harapan,” ujar Tjitjik dalam acara Ngopi Bareng dan Iftar Bersama
Mendiktisaintek di Graha Diktisaintek Lantai 2 Gedung D, Jalan
Jenderal Sudirman, Pintu 1 Senayan, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Tjitjik mengakui pendaftaran SMA Unggul Garuda Baru sedikit
terlambat dibandingkan dengan sekolah lainnya. Hal ini lantaran SMA
Unggul Garuda Baru baru dibangun pada 2025. “Oleh karena itu sisi
pendaftarannya baru kita buka lebih lambat daripada sekolah-sekolah
unggulan yang sudah ada,” terangnya.
Ke depannya, Kemendiktisaintek akan melakukan kerja sama
dengan SMA Unggul Garuda yang sudah ada dalam membuka pendaftaran.
Dilansir dari arsip detikEdu, 4 SMA Unggul Garuda Baru yang
dibuka dalam PPDB 2026/2027 berlokasi di:
1. Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT)
2. Kabupaten Tanjung Selor, Kalimantan Utara
3. Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara
4. Kabupaten Belitung Timur, Bangka Belitung.
Syarat Daftar PPDB SMA Unggul Garuda Baru
Syarat Umum
Warga Negara Indonesia (WNI)
Peserta didik kelas 9 SMP/MTs/sederajat pada tahun berjalan
Berusia maksimal 21 tahun pada 1 Juli 2026
Diutamakan bagi peserta didik berprestasi berasal dari keluarga tidak
mampu secara ekonomi
Bersedia ditempatkan di lokasi SMA Unggul Garuda Baru dan tinggal di
asrama selama masa pendidikan.
Siap mengikuti seluruh program pengembangan diri.
Syarat Khusus
Memiliki nilai paling rendah 85 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia,
Bahasa Inggris dan Matematika pada semester 1-5.
Memiliki prestasi akademik di bidang STEM yang telah
dikurasi oleh Puspresnas dan masuk dalam SIMT (opsional).
Jadwal Seleksi SMA Unggul Garuda Baru
Pendaftaran: 5-28 Februari 2026, diperpanjang dua kali hingga 14 Maret 2026
Seleksi tahap II (Tes Potensi Akademik dan Tes Akademik Bahasa
Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika): Pekan III Maret 2026
Seleksi tahap III (Wawancara): Pekan ke-IV Maret 2026
Seleksi tahap IV (Tes Kesehatan): Pekan I April 2026
Rekapitulasi hasil dan pengumuman seleksi: Pekan I Mei 2026
Orientasi peserta didik baru: Pekan III Mei 2026, tulis dtc, (dika-01)
