Jakarta, hariandialog.co.id.- Survei Nasional Indikator Politik
Indonesia (Indikator) Kembali menempatkan Kejaksaan Agung (Kejagung)
sebagai Lembaga Penegak Hukum (LPH) dengan tingkat kepercayaan paling
tinggi.
Indeks tingkat kepercayaan terhadap lembaga yang diperoleh Kejagung
dalam survei yang digelar Indikator sepanjang 15-21 Januari 2026
bahkan mencatat pencapaian tertinggi dalam 2 tahun terakhir.
Capaian itu terungkap dalam konferensi pers Survei Nasional Persepsi
Publik Terhadap Kinerja Presiden, Kepercayaan Terhadap Lembaga Negara,
dan Program Makan Bergizi Gratis yang digelar Indikator secara online
pada Minggu, 8 Februari 2026.
Kemendikbudristek) tahun 2019-2022 kembali digelar pada Senin 9
Februari 2026 di “Public trust terhadap kejasaan naik jadi hampir 80%.
Nah, itu baru memang. Dua tahun terakhir tidak setinggi ini. Terakhir
tertinggi itu tahun 2024 ya,” ujar Founder dan Peneliti Utama
Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi.
Survei nasional Indikator ini menggunakan sampel 1.220 warga negara
Indonesia (WNI) yang punya hak pilih dalam Pemilihan Umum (Pemilu)
atau sudah menikah. Penarikan sampel menggunakan metode multistage
random sampling.
Asumsi metode simple random sampling dengan ukuran sampel 1.220
responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error–MoE) kurang
lebih 2,9% pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang
telah dilatih dan quality control terhadap hasil wawancara dilakukan
secara random sebesar 20% dari
total sampel.
Dari hasil survei kepercayaan terhadap lembaga, Kejaksaan Agung
meraih 80% dengan 6% di antaranya responden menyatakan sangat percaya
dan 74% percaya kepada lembaga Adhyaksa. Sementara 15% responden
lainnya menyatakan cukup percaya, 1 persen tidak percaya sama sekali,
dan 4 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
Indeks kepercayaan terhadap lembaga yang diraih Kejagung tersebut
lebih tinggi dibandingkan Mahkamah Konstitusi sebesar 75%, Pengadilan
74%, Komisi Pemberantasan Korupsi 72%, dan Kepolisian Republik
Indonesia 65%.
Secara keseluruhan, peringkat indeks kepercayaan terhadap lembaga yang
diraih Kejagung berada di peringkat ketiga dengan posisi teratas
dihuni oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang meraih 93% dan
Presiden 91%.
Tingkat kepercayaan publik terhadap Kejagung dalam dua survei terakhir
terus menunjukan tren meningkat. Pada 3-9 September 2025, angkanya
masih berada di level 70% dan meningkat menjadi 76% pada survei 20-27
Oktober 2025, sumber kejagung. (tob)
