
Jakarta, hariandialog.co.id — Kepala Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria melantik pejabat Eselon I dan Eselon II di lingkungan BP BUMN. Pelantikan tersebut
dihadiri oleh Wakil Kepala BP BUMN, Tedi Bharata dan Wakil Kepala BP BUMN, Aminuddin Ma’ruf
serta sejumlah Direksi BUMN.
Pelantikan pejabat struktural ini merupakan langkah strategis BP BUMN dalam memperkuat struktur
kepemimpinan, meningkatkan efektivitas tata kelola, serta mendorong akselerasi kinerja BUMN agar semakin adaptif, profesional, dan berdaya saing tinggi.
Dalam arahannya, Dony Oskaria menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan awal dari perjalanan
panjang transformasi pengelolaan BUMN. Pelantikan ini adalah awal dari sebuah perjalanan panjang
dan menjadi bentuk komitmen penuh kita semua untuk melakukan transformasi dalam pengelolaan
BUMN ke depan.
“Transformasi membutuhkan komitmen, kerja keras, konsistensi, dan pengorbanan. Menjadi pejabat
bukan saatnya untuk menikmati jabatan, melainkan saatnya untuk bekerja lebih keras dan menghadapi
tantangan yang semakin besar,” tegasnya.
Dony menambahkan bahwa sudah saatnya BUMN naik kelas di seluruh aspek pengelolaan. “Hal-hal yang
selama ini tidak baik harus kita tinggalkan. Perubahan yang kita lakukan bukan sekadar lips service,
tetapi harus benar-benar kita wujudkan secara nyata,” lanjut Dony.
Lebih lanjut, Dony menekankan pentingnya sinergi antara BP BUMN dan BPI Danantara. BP BUMN
dan Danantara seperti satu koin dengan dua sisi yang tidak bisa dipisahkan. Danantara mengelola
perusahaan-perusahaan BUMN, sementara sesuai amanat undang-undang, tugas BP BUMN meliputi menetapkan kebijakan strategis pengelolaan BUMN.
Dony juga menyoroti besarnya agenda restrukturisasi BUMN ke depan. “Dalam waktu dekat, kita akan melakukan proses streamlining BUMN saat ini lebih dari 1.000 entitas akan menjadi 200-300 entitas melalui berbagai aksi korporasi seperti merger, divestasi, likuidasi, dan restrukturisasi. Ini adalah
restrukturisasi korporasi terbesar yang pernah dilakukan, sehingga membutuhkan kerja keras,
kedisiplinan, dan kerja sama yang kuat dari seluruh jajaran,” jelasnya.
Dony meminta komitmen dan kerja keras seluruh jajaran untuk meninggalkan legacy terbaik bagi negara. Jabatan ini adalah amanah, bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga kepada seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, jagalah integritas, sebab kekuasaan yang tidak diawasi berpotensi disalahgunakan.
“Kita ingin melakukan perubahan fundamental agar BUMN semakin
transparan, profesional, dan membanggakan, serta dapat diwariskan dengan baik kepada generasi berikutnya. Selamat kepada para pejabat yang dilantik, semoga amanah ini dijaga sebaik-baiknya, tandas Dony.
Adapun pejabat Eselon I yang dilantik dan diambil sumpahnya diantaranya adalah Sekretaris
Utama, Wahyu Kuncoro; Deputi Bidang Kebijakan dan Strategi, Rabin Indrajad Hattari; Deputi Bidang
Sumber Daya Manusia dan Keberlanjutan, Wahyu Setyawan; Deputi Bidang Peningkatan Nilai BUMN, Endra Gunawan; Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan, Hambra; dan Deputi Bidang Hukum dan Kepatuhan, Rini Widyastuti.
Sedangkan nama-nama pejabat Eselon II yang dilantik dan diambil sumpahnya sebagai berikut:
Inspektur, Rachman Ferry Isfianto,
Kepala Biro Perencanaan & Keuangan, Susi Meyrista Br Tarigan,
Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia, Faturohman,
Kepala Biro Administrasi dan Umum, Wahyu Wibowo, Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan, YB Priyatmo Hadi,
Kepala Pusat Data dan Informasi Anindita Eka W, Plt. Kepala Pusat Transformasi dan Analisis Kebijakan K. Seno Pamungkas, Direktur Perencanaan Strategis, Abdi Mustakim, Plt. Direktur Kebijakan Tata Kelola BUMN, Abdi Mustakim,
Direktur Kebijakan Kinerja BUMN, Romy Marcandi, Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia BUMN, Muhammad Rizal Kamal, Direktur Tanggung jawab Sosial dan Lingkungan, Edi Eko Cahyono,
Plt. Direktur Keberlanjutan, Edi Eko Cahyono, Direktur Pengelolaan Nilai BUMN Ketahanan Energi dan Infrastruktur, Bin Nahadi, Direktur Peningkatan Nilai BUMN Ketahanan Pangan dan Industri Strategis, Rainoc, Plt. Direktur Pengelolaan Nilai BUMN Keuangan, Telekomunikasi dan Jasa, Widia Jessti, Direktur Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan Bidang Ketahanan Energi, Fadjar Judisiawan, Direktur Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan Bidang Ketahanan Pangan, Liliek Mayasari, Direktur Pengelolaan Perusahaan Umum (Perum) M. Khoerur Roziqin, Direktur Peraturan Perundang-Undangan, Bastian, Plt. Direktur Hukum, Anas Puji Istanto,
Direktur Kepatuhan BUMN, M. Taufiq.
Ke depan, jajaran pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara profesional dan berintegritas, serta mendorong sinergi lintas sektor untuk memastikan BUMN terus memberikan kontribusi maksimal bagi negara dan masyarakat. (zal)
