
BANDUNG, hariandialog.co.id – Menyambut arus mudik Lebaran 2026, Polda Jawa Barat menjalin kolaborasi strategis dengan Kanwil Kemenag Jabar untuk mengoptimalkan peran masjid sebagai rest area dan pos pelayanan terpadu. Kesepakatan ini dibahas dalam audiensi antara Kapolda Jabar Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan dan Kakanwil Kemenag Jabar H. Dudu Rohman di Mapolda Jabar, Selasa (13/1/2026).
Poin Utama Kolaborasi:
- Pemanfaatan Aset: Sebanyak 1.002 masjid yang berlokasi di pinggir jalan jalur utama (Pantura dan Jalur Selatan) akan disiapkan sebagai tempat istirahat pemudik.
- Fasilitas Pelayanan: Masjid-masjid tersebut akan difasilitasi untuk tempat beristirahat, berbuka puasa, hingga sahur guna menekan tingkat kelelahan pengemudi dan risiko kecelakaan.
- Pengamanan Terpadu: Polda Jabar melalui jajaran Polres dan Polsek akan memberikan dukungan pengamanan serta membantu distribusi logistik makanan bagi pemudik di lokasi tersebut.
“Masjid yang berada di lokasi strategis akan sangat membantu pemudik. Fokus kami adalah memastikan kenyamanan sehingga potensi kecelakaan akibat kelelahan bisa diminimalisir,” ujar Kapolda Jabar.
Kakanwil Kemenag Jabar menambahkan bahwa pihak DKM dan pemerintah setempat akan memastikan aspek kapasitas dan kenyamanan masjid. Sinergi ini diharapkan dapat mewujudkan mudik Lebaran 2026 yang lebih humanis, aman, dan lancar bagi seluruh masyarakat.(Nagon)
