
Bandung Barat, hariandialog co.id – Sebagai bentuk kesiapan menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melakukan berbagai langkah persiapan, mulai dari mengikuti penetapan awal bulan suci hingga menyelenggarakan kegiatan ibadah bersama masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bandung Barat (KBB) ‘H.Asep Ismail di acara kegiatan tersebut di Masjid Agung As-Siddiq ‘Selasa (10/2/2026) Kecamatan Ngamprah Perkantoran Pemkab Bandung Barat.

H.Asep Ismail menjelaskan, bahwa pihaknya menyambut baik bulan suci Ramadhan tersebut dan menunggu hasil rukyat dari Kementerian Agama Republik Indonesia untuk menentukan awal Ramadhan, meskipun secara hisabiyah dari Muhammadiyah tercatat pada tanggal 18 Februari 2026.
“Kita punya lembaga pemerintah yaitu Kementerian Agama Republik Indonesia, tentu kita menunggu hasil daripada rakyatnya sehingga dilaksanakannya acara bersama,” ucapnya.
Wakil Bupati Bandung Barat H.Asep Ismail saat diwawancarai Awak Media.
Kegiatan yang digelar bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bandung Barat,pada pagi hari tersebut juga menyertakan Istighosah. Tujuan ibadah bersama ini antara lain untuk memohon perlindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, mengingat beberapa bencana yang baru saja terjadi dan telah ditutup tanggap daruratnya di Cisarua. “Semoga dengan berdoa bersama, kita diselamatkan dari berbagai hal yang tidak diinginkan,”Imbuhnya.
Sebagai bagian dari persiapan Ramadhan, pihaknya juga akan melaksanakan kegiatan Tarawih keliling (Tarling) yang sudah menjadi tradisi tahunan. “Insyaallah Bupati akan langsung terlibat berbaur dengan masyarakat setelah jadwal yang sudah ditetapkan. Kegiatan ini bertujuan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat dan mengajak bersama-sama melaksanakan tarawih,” jelas Wakil Bupati.
Diharapkan dengan berbagai persiapan dan kegiatan ibadah yang diselenggarakan, seluruh masyarakat Kabupaten Bandung Barat dapat menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Suci Ramadhan dengan khusyuk dan meraih keberkahan yang luas. Selain itu, semoga silaturahmi yang terjalin melalui berbagai kegiatan tersebut dapat mempererat tali persaudaraan antar warga masyarakat tanpa memandang latar belakang”Pungkas H.Asep Ismail ‘Wakil Bupati Bandung Barat. (Nagon)
