Jakarta, hariandialog.co.id.- Satu persatu pelaku
penganiayaan mantan manajer Lucinta Luna, Isa Zega, buka suara ke
publik. Setelah beberapa waktu lalu Devi berbicara, kini giliran Thomy
yang juga angkat suara.
Thomy diketahui adalah orang yang menerima order secara langsung dari
Nikita Mirzani untuk melakukan pemukulan kepada Isa Zega. Dia yang
menerima transfer dari Dhea, asisten Niki sebesar Rp 25 juta, pada 30
Oktober 2020 lalu.
Diungkapkan Thomy melalui sebuah video di YouTube, dirinya awal
mulanya ditanya oleh Nikita Mirzani untuk mencarikan orang yang bisa
memukuli Isa Zega. Ketika dimintai tolong, dia pun menghubungi Hence
untuk mencarikan orang yang bisa mengeksekusi pekerjaan ini.
Hence awalnya meminta Thomy untuk menasehati Nikita Mirzani supaya
tidak melakukan aksi pemukulan ini. Namun Thomy mengatakan dirinya
tidak memiliki kapasitas untuk menasehati Niki karena tidak terlalu
dekat. Dia hanya membantu mencarikan orang yang kira-kira bisa
mengerjakan order.
Akhirnya Hence da Thomy meminta untuk bertemu di salah satu tempat di
bilangan Mampang Jakarta Selatan. Pertemuan itu menyepakati order akan
dilaksanakan dan adanya kesiapan dari Hence mencari orang yang bisa
mengerjakan ini. “Hence bilang bisa, saya telepon ke Nikita. Iya bisa
nih. Nikita bilang setuju,” kata Thomy dalam video itu.
Komunikasi antara Thomy dan Hence lantas mengarah ke lokasi untuk bisa
menemukan Isa Zega. Mereka pun tahu kalau lokasinya di Kalibata City.
Hence meminta pelaku penganiayaan untuk menemukan Isa Zega di sana.
Hari pertama, kedua, dan ketiga, pelaku tidak menemukan sosok Isa Zega
di Kalibata City. Setiap hari Thomy berkomunikasi dengan Hence untuk
memastikan pekerjaan ini terlaksana. “Hari keempat Hence bilang, Pak
Thom anak-anak sudah lihat orangnya tuh di restoran,” katanya.
Mendapat informasi itu dari Hence, Thomy lantas menghubungi Nikita
Mirzani. Tidak lama kemudian Thomy kembali dihubungi Hence dan
dikabarkan kalau pekerjaan sudah dilaksanakan oleh pelaku yang
diketahui dilakukan oleh Arnold dan Devi dengan peran berbeda-beda.
“Saya telepon Nikita, gak lama setelah itu Hence bilang sudah Pak Thom
dilakukan sama anak-anak, cuma mereka belum ngasih kabar lagi posisi
dimana,” ucap Thomy menirukan perkataan Hence kala itu.
Pekerjaan sudah dilaksanakan, Thomy mengaku kembali menghubungi Nikita
Mirzani untuk memberi tahu kalau pekerjaan memukuli Isa Zega sudah
dilaksanakan oleh pelaku. “Saya kasih tahu lagi ke Nikita. Bu sudah
dipukul nih orangnya. Dia bilang, buat pelajaran dia tuh bang
hina-hina orang, lain kali biar berhati-hati,” kata Thomy menirukan
perkataan Nikita Mirzani.
Budianto Tahapary selaku kerabat pelaku membenarkan bahwa video yang
ada dalam YouTube dengan judul ‘Cerita NM Menyuruh Orang untuk Memukul
Mami Isa Zega dan Medina Moesa’ adalah benar Thomy. Budi mengaku
wawancara itu dilakukan di kantor pengacaranya. “Ini di kantor
pengacara saya Mas,” katanya melalui pesan singkat Kamis (3/12).
(jwpos/tim).
