
Jakarta, hariandialog.co.id. Pemda DKI Jakarta menentelantarkan perumahannya. Ada sebelas pintu rumah dengan ukuran besar di atas tanah 31.042 M2, sengaja ditelantarkan.
“Yah, rumah rumah besar ini sengaja ditelantarkan pemiliknya dalam hal ini Pemda DKI Jakarta. Coba penghuninya sudah lama tidak ada. Petugas keamanan ada. Petugas kebersihan ada. Tamu penghuni tidak ada. Semuanya kosong kecuali satu yang tertera ada plang di depannya kantor sekretariat salah satu organisasi kepemudaan,” kata Gitomas, warga sekitar.
Bangunan kata Gitomas yang ada di seberang komplek Jalan Taman Pejaten Mas Raya, Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, cukup besar. “Kan bisa dimanfaatkan buat perumanah pejabat. Sekarang kalau kosong sudah mulai rusak. Kalau terus begini kosong diperkirakan dua tiga tahun ambruk satu persatu. Jadi benar benar mubazir,” ungkapnya.
Ketika dilihat ke dalam komplek.perumahan tersebut, ketepatan beranjangsana hari Minggu, 22 Februari 2026, ada banyak orang tapi, mereka lomba burung. Di dalam perumahan itu, terlihat banyak gerobak untuk jualan. Ternyata sore hingga malam.hari para pedagang yang ada di sepanjang jalan Pejaten Raya , menyimpan gerobak di lahan tersebut.
Pemerintah DKI Jakarta seharusnya memanfaatkan rumah rumah itu baik buat pejabat Pemda atau di kontrakkan. “Sebenarnya bisa mendatangkan uang buat Pendapatan Asli Daerah. Kalau seperti ini yah percuma uang negara banyak keluar untuk membangunya tapi tidak dipergunakan atau tidak dimanfaatkan,” kata Halim yang dimintai tanggapannya saat berada di tempat olah raga Fadel yang ada di seberang perumahan Pemda DKI Jakarta, Pejaten itu. (tob)
