Jawa Barat, hariandialog. co. Id -Ivan Ghifary Karo Karo, 16 tahun, (tengah) bakal mewakili Provinsi Jawa Barat (Jabar) dalam Kejuaraan Nasional Federasi Olahraga Karate-Do (Forki) tahun depan. Ivan mewakili Jabar setelah meraih emas dalam Karate Open Championship II Sirkuit IV Jabar Piala Kajati Jabar di SOR RAA Adiwijaya, Garut, Jabar, 20-22 Desember 2024. (Sportszone.id/DOK Ivan Ghifary Karo Karo)
JAKARTA, Sportszone.id – Ivan Ghifary Karo Karo, 16 tahun, bakal mewakili Provinsi Jawa Barat (Jabar) dalam Kejuaraan Nasional Federasi Olahraga Karate-Do (Forki) tahun depan.
Ivan berhak mewakili Jabar setelah kembali meraih emas dalam ajang Karate Open Championship II Sirkuit IV Jabar Piala Kajati Jabar di SOR RAA Adiwijaya, Garut, Jabar, 20-22 Desember 2024.
Kemenangan Ivan Ghifary Karo Karo dalam final Sirkuit IV Garut ini sangat memuaskan. Ivan Ghifary Karo Karo meraih skor 9-0. Skor tersebut diperoleh Ivan Ghifary Karo Karo dengan kisami tsuki sebanyak 4 poin, 3 poin dengan ashibarai dan ditutup dengan 2 poin mawashi tsuki.
Meraih 30 poin dalam empat Sirkuit, Ivan Ghifary Karo Karo bakal mewakili Jabar dalam Kejurnas Forki 2025.
“Dengan poin 30 yang sudah diraih, Ivan Ghifary Karo Karo mengungguli semua karateka di kelasnya,” kata senpai Aldri Dwinanta Langitan dalam keterangan resmi yang diterima Sportszone.id, Minggu, 22 Desember 2024.
Aldri Dwinanta Langitan yang juga pelatih Ivan Ghifary Karo Karo di Dojo Chrysant, Depok, Jawa Barat, mengatakan dengan poin itu, anak asuhnya tersebut akan mewakili Jabar Barat dalam Kejurnas Forki 2025.
“Biasanya sebulan sebelum Kejurnas nanti akan diumumkan untuk mengikuti pemusatan latihan,” kata Aldri Dwinanta Langitan.
Dalam menjaring atlet yang akan dipertandingkan dalam Kejurnas Forki, Forki Jawa Barat menggelar empat kali sirkuit. Dalam setiap pertandingan, peraih medali emas mendapat 10 poin, peraih medali perak 7 poin dan peraih medali perunggu 5 poin.
Ivan Ghifary Karo Karo yang bertanding di kelas Junior -76 kg dalam sirkuit yang digelar Forki Jabar meraih 3 medali emas.
Dengan demikian, total poin yang diraih pemegang Dan 1 Inkai ini sebanyak 30 poin. Yakni, Sirkuit II yang digelar di Kota Cirebon, Sirkuit III digelar di Kota Bandung dan dan Sirkuit IV digelar di Garut.
Sedangkan pada Sirkuit I yang juga digelar di Kota Bandung, Ivan Ghifary Karo Karo tidak ikut karena ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan dari sekolahnya di SMAN 3 Depok.
Medali Perak
Sementara itu, Erland Zuhdi Karo Karo, 18 tahun, yang turun di kelas U-21 -84 kg, gagal melaju ke Kejurnas Forki 2025.
Sebab, Erland Zuhdi Karo Karo, kakak kandung Ivan Ghifary Karo Karo, ini hanya mendapat medali perak dalam Sirkuit IV Garut. Total poin yang diraih Erland Zuldi Karo Karo dalam semua sirkuit yang digelar Forki Jabar sebanyak 27 poin.
Yakni, Sirkuit II Cirebon 10 poin, Sirkuit III Bandung 10 poin dan Sirkuit IV Garut 7 poin. Sedangkan, dalam Sirkuit I, Erland Zuhdi Karo Karo tidak mendapatkan poin.
Meski tidak bisa melanjutkan ke jenjang Kejurnas Forki, Erland Zuhdi Karo Karo bertekad akan kembali mengulang dari bawah. Yakni, Kejuaraan Cabang Inkai, Kejuaraan Provinsi Inkai dan Kejuaraan Nasional Inkai. Karateka Forki Kota Depok ini juga akan mengikuti gelaran sirkuit yang digelar Forki Jawa Barat.
“Karate itu, kadang menang, kadang belajar,” kata mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPN VJ) ini.
Dalam kesempatan itu, Aslita, ibunda Erland Zuhdi Karo Karo dan Ivan Ghifary Karo Karo berharap Erland dan Ivan bisa mencapai impiannya dalam berbagai event karate.
Dua bersaudara Erland Zuhdi Karo Karo, kakak kandung Ivan Ghifary Karo Karo (kiri) saat ini serius menekuni olahraga bela diri karate di jenjang nasional hingga internasional. (Sportszone.id/DOK Penerus Bonar Karo Karo)
“Jangan pernah kehilangan semangat untuk meraihnya. Jangan pernah Lelah untuk terus berlatih,” ujar Aslita. (han-01)
