
Jakarta, hariandialog.co.id – Apresiasi atas capaian para atlet catur yang telah berjuang pada ajang SEA Games 2025 di Thailand , yaitu mempersembahkan tujuh medali (1 emas, 2 perak dan 4 perunggu), Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) menggelar syukuran di Jakarta, Sabtu (24-01-2026) malam.
Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto dalam sambutannya mengatakan kita semua patut bersyukur atas keberhasian para pecatur pada SEA Games 2025 di Thailand beberap waktu lalu. “Hari ini kita syukuran atas keberhasilan tim catur kita di SEA Games Thailand 2025. Kita berhasil meraih satu medali emas, dua perak dan empat perunggu. Capaian yang membanggakan untuk catur Indonesia,” kata GM Utut dihadapan para pecatur yang tampil di ajang pesta akbar olahraga se Asia Tenggara tersebut.
Menurut GM Utut, perjalanan tim catur Indonesia meraih prestasi di SEA Games Thailand tak ubahnya roller coaster, mengingat dari delapan medali emas hanya dua nomor catur internasional dan enam lainya catur tradisional Thailand. “Alhamdulillah kita akhirnya berhasil mendapatkan medali emas, perak dan perunggu,” ujarnya.
Terlebih lagi, lanjut GM Utut, yang lebih membanggakan dari semua nomor catur yang dipertandingkan, pecatur kita seluruhnya dapat mempersembahkan medali. Hal membanggakan inilah yang membuat dirinya bersama pengurus PB Percasi sepakat menggelar syukuran, dengan mengundang tim catur SEA Games sebagai rasa terima kasih atas perjuangan berat yang telah para pecatur Indonesia lakoni di SEA Games Thailand.
Pada kesempatan itu GM Utut juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan bonus uang cukup besar kepada peraih medali emas, perak dan perunggu. “Presiden Prabowo Subianto adalah figur tulus mensupport perjuangan atlet Indonesia dengan memberikan bonus uang kepada para peraih medali di SEA Games Thailand,” kata GM Utut pula.
Karenanya atas apresiasi dari presiden tersebut, PB Percasi berharap para atlet catur Indonesia akan semakin termotivasi untuk mencetak prestasi tinggi guna membawa harum nama Indonesia.
GM Utut juga menyampaikan kalai PB Percasi tidak memberikan bonus uang kepada tim catur SEA Games, tapi menggantinya dengan menyiapkan program agar mereka semakin kinclong permainan caturnya dan kembali menghadirkan prestasi membanggakan untuk Indonesia. “Kita telah menyusun program untuk mengirim mereka guna mengikuti berbagai kejuaraan internasional supaya ilmu dan permainan catur mereka meningkat,” tegasnya.
”Mimpi saya MI Satria Duta Cahaya dapat menjadi GM dengan elo rating 2800 atau MI Gilbert Elroy bergelar GM dengan elo rating 2700 seperti pecatur India. India bisa, saya yakin pecatur muda Indonesia juga bisa,” tandas GM Utut.
Tuntaskan Hadiah Kejurnas Catur
Bersamaan dengan syukuran para atlet catur SEA Games 2025 Thailand, PB Percasi juga membagikan hadiah uang kepada para juara pada Kejurnas Catur di Sulawesi Barat beberapa waktu lalau, yang karena sesuatu hal tertunda hadiah uang diberikan kepada para juara.
“Ke depan kita akan evaluasi kepada daerah yang akan menjadi tuan rumah Kejurnas,” kata GM Utut. ”Hadiah uang untuk juara akan kita berikan belakangan kepada tuan rumah, belajar dari kejadian di Kejurnas Sulawesi Barat. Maksud kita baik tapi kurang pas disikapi tuan rumah,” jelas GM Utut.
Pada Kejurnas Catur 2025 di Mamuju Sulawesi Barat, tim catur DKI Jakarta tampil sebagai juara umum, dengan meraih 14 medali yang terdiri atas enam emas, dua perak, dan enam perunggu. Capaian ini mengulang keberhasilan serupa pada Kejurnas Catur 2023, ketika itu DKI Jakarta meraih enam medali emas. (zal)
