Tangerang, hariandialog.co.id.- Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Tangerang mulai menyiapkan langkah antisipatif guna menekan konsumsi
bahan bakar minyak (BBM). Salah satu opsi yang tengah digodok adalah
penerapan sistem Work From Home (WFH) bagi para Aparatur Sipil Negara
(ASN).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja,
mengungkapkan bahwa kebijakan ini merupakan respons terhadap situasi
geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memicu lonjakan
harga energi. “Pada prinsipnya akan kami bahas terlebih dahulu bersama
tim pemerintah daerah. Saat ini kami juga masih menunggu petunjuk
teknis dari pemerintah pusat,” ujar Soma usai memimpin apel pagi di
Lapangan Raden Aria Yudha Negara, Rabu, 25 Maret 2026.
Soma menjelaskan, skenario yang disiapkan merujuk pada
arahan Bupati Tangerang, yakni kemungkinan memberlakukan kerja dari
rumah bagi 50 persen ASN di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Meski demikian, ia menjamin kebijakan ini tidak akan mengendurkan
kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Pelayanan publik tidak boleh
terganggu. Layanan kesehatan, kebersihan, dan layanan dasar lainnya
tetap berjalan normal seperti biasa,” tegasnya.
Saat ini, Pemkab Tangerang masih mematangkan mekanisme
teknis, termasuk penyesuaian kebutuhan operasional dan alokasi
anggaran di masing-masing unit kerja. Keputusan resmi terkait jadwal
dan skema pelaksanaan akan segera diumumkan setelah kajian internal
rampung. “Hasilnya nanti akan kami sampaikan kembali (setelah kajian
selesai),” pungkas Soma, tulis fin. (adi-01)
