
Pontianak, hariandialog.co.id.- Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat (Kalbar) Dr. Emilwan, SH,MH, setiap Jum’at, pagi usai olah raga tennis lapangan, mengajak para stafnya untuk memakmurkan masjid.
Dr. Emilwan, sebelum melaksanakan sholat Jum’at mengajak para stafnya diskusi di lantai 3 kantor Kejari Kalbar yang berada di Jalan Ahmad Yani, Pontianakan itu. Setelah olah raga pagi, para staf diajak ngobrol Santai mendiskusikan apa saja terkait tugas dan perkembangan serta pencapaian kinerja.
Dan memang, kantin tempat Kajari ngobrol bersama stafnya baik yang sehari-hari di kantor maupun Kepala Kejaksaan Negeri dari daerah sengaja datang dalam rangka kelanjutan atau pelaporan kinerja. “Kami disini ngobrol Santai tapi yang di obrolkan semuanya terkait tugas. Dan ini seusai olah raga,” kata Sang Kajati Kalbar itu.
Usai ngobrol, dilanjutkan ke masjid. “Saya mengajak para staf khususnya asisten dan para Kajari untuk senantiasa memakmurkan masjid. Caranya sebelum azan untuk Jumatan sudah hadir di masjid. Tentu kalau sudah di masjid ibadah. Kalau ibadahnya benar dan tekun tentu akan takut melanggar apa yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. Jadi masjid yang dimakmurkan bukan lapangan tennis,” ungkap Dr. Emilwan.
“Jadi apa yang dibicarakan dalam pertemuan santai di kantin dekat masjid akan menjadi inspirasi berbuat lebih baik. Diskusi tidak otomatis datangnya dari Kajati tapi juga dari staf di debatkan. Tentu, semuanya ada bahan diskusi santai dan rilek yang temanya spontanitas muncul. Jadi siapa saja bisa menyampaikan permasalahan dan di tuntaskan,” kata Emilwan dan menyebutkan sekarang ini Pasal – Pasal, aturan maupun Undang-undang ada di HP.
Jadi kata Emilwan, apa saja dibicangkan sambil ngopi atau minum air minirel kecil disertai kue-kue jajanan pasar semua bermanfaat. Dan bincang-bincang tidak tegang karena semua yang ada bebas, bagi yang merokok tidak dilarang. “Kan terbuka untuk umum dan santai tapi hasilnya diskusi bermanfaat. Bukan masalah tugas atau pekerjaan, Kesehatanpun terkadang dijadikan bahan pembicaraan. Kita semua jajaran Kajati Kalbar sehat dan ingin sehat seterusnya,” cerita Kajati sambil berjalan menghantarkan kepulangan penulis ke depan kantor Kajati bagaikan sahabat lama baru ketemu. (bing).
