
Cirebon,hariandialog.co.id – Sebanyak 30 pengemudi angkutan umum dan barang di Kota Cirebon mengikuti uji kompetensi serta pelatihan keselamatan berkendara bertempat di aula Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon, Rabu (23/9/2026).
Agenda Dishub dan DPC Organda Kota Cirebon ini merupakan rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 tingkat Kota Cirebon. Harhubnas pada tahun ini, mengangkat tema “Menghubungkan Indonesia Untuk Masa Depan Lebih Maju”.
Ketua DPC Organda Kota Cirebon, H. Yuyun Wahyu Kurnia, menjelaskan bahwa tujuan utama acara ini adalah upaya meningkatkan profesionalisme pengemudi angkutan di jalan raya.
“Target kami adalah membentuk pengemudi yang tanggap, tangguh, dan bertanggung jawab”
“Bukan hanya sekadar bisa nyopir, tapi juga paham seluk-beluk kendaraan dan bagaimana membuat nyaman penumpang,” ucapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubangan (Dishub) Kota Cirebon, Gunawan,ATD, DEA., turut memberikan arahan langsung kepada para peserta pelatihan, bahwa peningkatan keahlian para sopir angkutan adalah poin krusial, Membawa nyawa banyak orang di jalan raya menuntut tanggung jawab yang tidak main-main.”
“Meningkatkan kemampuan pengendara saat membawa penumpang jadi kemampuan yang sangat penting,” tegas gunawan.
Ia juga meminta agar “seluruh peserta ,memanfaatkan momentum ini dengan serius untuk mengasah keahlian mereka, bukan sekadar datang demi menggugurkan kewajiban.”
“Jangan sekedar formalitas, tapi kemampuan seusai pelatihan harus semakin meningkat, sehingga bisa membawa penumpang dengan aman dan nyaman. Dengan begitu, transportasi Kota Cirebon akan semakin baik ke depannya,” pungkas Gunawan.
Agenda pelatihan ini juga dihadiri langsung oleh Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Transportasi Global Indonesia (LSP TGI), Dr. Ir. Djayadi ,Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cirebon, Hj. Eti Herawati,
Juga pakar keselamatan transportasi Anton Budiharjo, yang juga sebagai pemateri dalam pelatihan pengemudi.
Selain Pelatihan Uji Kompetensi Sopir Angkutan,Dinas Perhubungan juga menyelenggarakan servis gratis angkutan umum, terbatas sebanyak 50 unit.(budhi)
