Jakarta, hariandialog.co.id.- Jajaran direksi dan komisaris PT
Indonesia Asahan Aluminium (Persero)/Inalum atau MIND ID berganti.
Terbaru, Doni Monardo diangkat menjadi Komisaris Utama Inalum.
Perubahan manajemen Inalum atau MIND ID sudah dilakukan
Menteri BUMN Erick Thohir pada April 2021 lalu. Artinya, belum genap
tiga bulan Inalum mengalami dua kali perombakan struktural.Untuk
pergantian Komut, melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Erick
mengangkat Doni Monardo sebagai Komut Inalum, menggantikan posisi Agus
Tjahajana Wirakusumah.Lantas apa alasan pemegang saham melakukan dua
kali perubahan struktur manajemen selama periode April-Juni 2021?
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyebut,
pengangkatan Doni Monardo sebagai petinggi Induk Holding BUMN
pertambangan itu dikarenakan adanya amanah baru yang dipegang Agus
Tjahajana Wirakusumah. Di mana, Agus dipercaya menduduki komisaris
utama Indonesia Battery Corporation (IBC) atau Indonesia Battery
Holding (IBH). “Pak Agus, Komut Inalum sudah menjadi Komisaris Utama
di perusahaan IBC Holdingnya EV Battery ke depan. Jadi, Pak Agus
memang diminta fokus untuk memberdayakan dan mempercepat EV Battery di
Indonesia,” ujar Arya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Minggu
(13/6/2021).
IBC adalah konsorsium empat BUMN sektor pertambangan dan
energi yang nantinya mengembangkan Electric Vehicle (EV) Battery atau
industri kendaraan listrik di Indonesia. Keempat perusahaan pelat
merah itu adalah Holding Industri Pertambangan (MIND ID) atau Inalum,
PT ANTAM Tbk, PT Pertamina (Persero), dan PT PLN (Persero), dengan
komposisi saham sebesar masing-masing 25 persen
Sebelumnya, perombakan manajemen Inalum disampaikan
melalui RUPS pada 1 April 2021. Berdasarkan struktur jabatan di situs
resmi Inalum, posisi Suryo Eko Hadianto sebagai Direktur Transformasi
Bisnis Inalum diganti dengan Normansyah Duliar. Suryo sendiri memang
telah dipindah Erick menjadi Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk
(Persero) atau PTBA menggantikan Arviyan Arifin yang habis masa
jabatannya. (okzn/ haltob)
