Jakarta, hariandialog.co.id.- Pasangan suami istri (pasutri) di
Tebet, Jakarta Selatan, berinisial MY (61) dan H (43) ditemukan
bersimbah darah akibat ditusuketangganya bernama Edy Rinaldi (40).
Ketua RT 10/10 Ahmad Satiri menduga pelaku berutang untuk main slot.
Ahmad mengatakan pelaku merupakan seorang petugas parkiran
di wilayah Tebet Barat. Namun saat ini, kata Ahmad, pelaku menjadi
tukang parkir liar. “Di parkiran, di Secure Parking. Nah, sekarang
karena masalah begini, mungkin dia pusing, dia parkir liar, paling
dapat Rp 20-30 ribu,” ujarnya.
Menurut kesaksian Ahmad, pelaku diduga kerap bermain slot di
gawai pribadinya. Pelaku meminjam uang kepada korban untuk bermain
slot. “Si Edy ini main di HP itu, main slot,” imbuhnya.
Ahmad menambahkan, pelaku merupakan orang yang pendiam dan
memiliki dua anak. Pelaku dan korban tinggal berdekatan yang
dipisahkan tiga rumah.
Diketahui sebelumnya, Kapolsek Tebet Kompol Jamalinus Nababan
mengatakan peristiwa penusukan tersebut terjadi pada Sabtu (26/8)
sekitar pukul 20.00 WIB. Korban suami meninggal dunia, sedangkan si
istri mengalami luka-luka. “Istri yang luka sudah dievakuasi ke rumah
sakit untuk mendapat perawatan, sedangkan suami sudah MD (meninggal
dunia),” kata Kapolsek Tebet Kompol Jamalinus Nababan kepada wartawan.
Mulanya saksi, yang merupakan tetangga korban, mendengar
suara tangisan dari arah rumah korban. Saat dicek, saksi melihat
seseorang keluar dari rumah korban dengan menenteng pisau. “Warga
tetangga mendengar suara seorang wanita nangis.
Kemudian ke luar menuju sumber suara. Kemudian melihat
seseorang keluar dari rumah korban dengan memegang senjata tajam
diduga berupa pisau,” ujarnya.
Saat dicek ke arah dalam rumah, sudah ditemukan korban H (43) dan
suaminya, MY (61), dalam kondisi bersimbah darah. (mahar).
