Jakarta, hariandialog.co.id.- Presiden Prabowo Subianto telah
mengumumkan daftar menteri dan wakil menterinya yang tergabung di
Kabinet Merah Putih. Tak ada perwakilan dari PDIP dan NasDem meski dua
parpol itu menyatakan dukungan ke pemerintahan Prabowo.
Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih akan dilantik hari ini,
Selasa (21/10/2024). Para menteri dilantik pagi ini pukul 10.00 WIB
dan pelantikan wakil menteri menyusul di siang hari.
Dalam pengumuman menteri Minggu (20/10) malam, Prabowo menunjuk tujuh
Menteri Koordinator (Menko). Berikut nama-namanya:
Berikut susunan lengkap Kabinet Merah Putih:
Presiden: Prabowo Subianto
Wakil Presiden: Gibran Rakabuming Raka
Menteri/kepala badan:
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan:
Yusril Ihza Mahendra
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Pratikno
Menteri Koordinator Politik dan Keamanan: Budi Gunawan
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan:
Agus Harimurti Yudhoyono
Menteri Koordinator Pangan: Zulkifli Hasan
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat: Abdul Muhaimin Iskandar
Menteri Sekretaris Negara: Prasetyo Hadi
Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin
Menteri Dalam Negeri: Tito Karnavian
Menteri Luar Negeri: Sugiono
Menteri Agama: Nasaruddin Umar
Menteri Hukum: Supratman Andi Agtas
Menteri Hak Asasi Manusia: Natalius Pigai
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan: Agus Andrianto
Menteri Keuangan: Sri Mulyani
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah: Abdul Mu’ti
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi: Satrio Sumantri Brodjonegoro
Menteri Kebudayaan: Fadli Zon
Menteri Kesehatan: Budi Gunadi Sadikin
Menteri Sosial: Saifullah Yusuf
Menteri Ketenagakerjaan: Yassierli
Menteri Penempatan Migran: Abdul Kadir Karding
Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita
Menteri Perdagangan: Budi Santoso
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Bahlil Lahadalia
Menteri Pekerjaan Umum: Raden Dodi Hanggodo
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman: Maruarar Sirait
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal: Yandri Susanto
Menteri Transmigrasi: Iftitah Suryanegara
Menteri Perhubungan: Dudy Purwagandhi
Menteri Komunikasi dan Digital: Meutya Hafid
Menteri Pertanian: Amran Sulaiman
Menteri Kehutanan: Raja Juli Antoni
Menteri Kelautan dan Perikanan: Sakti Wahyu Trenggono
Menteri Agraria dan Tata Ruang: Nusron Wahid
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional: Rachmat Pambudy
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Rini Widiantini
Menteri Badan Usaha Milik Negara: Erick Thohir
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Berencana Nasional: Wihaji
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup:
Hanif Faisol
Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala Badan Penanaman Modal: Rosan Roeslani
Menteri Koperasi: Budi Arie Setiadi
Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah: Maman Abdurrahman
Menteri Pariwisata: Widianti Putri
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif: Teuku Riefky Harsya
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Arifatul Choiri Fauzi
Menteri Pemuda dan Olahraga: Dito Ariotedjo
Jaksa Agung: ST Burhanuddin
Kepala Badan Intelijen Negara: M Herindra
Kepala Staf Kepresidenan: AM Putranto
Kepala Presidential Communication Office (PCO): Hasan Nasbi
Sekretaris Kabinet: Teddy Indra Wijaya
Adapun jumlah menteri dan wakil menteri Prabowo-Gibran
sebanyak 104 orang, 48 di antaranya menteri dan 56 wakil menteri.
Tidak ada perwakilan dari PDIP dan NasDem dari nama-nama yang
diumumkan Prabowo tadi malam.
Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPR RI, Puan
Maharani, mengatakan dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Puan
menyebut pihaknya mendukung Prabowo baik di pemerintahan maupun di
parlemen. “Nanti akan ada pengumuman resmi. Namun, posisi selanjutnya,
kita akan mendukung Pak Prabowo di pemerintahan dan di parlemen,” kata
Puan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu
(20-10-2024).
Puan menuturkan posisi PDIP pada pemerintahan Presiden
Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan disampaikan
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Ia menyebut saat ini PDIP tak
menempatkan menteri di kabinet Prabowo “Insyaallah posisi PDIP ke
depan nantinya tentu saja akan diumumkan juga oleh Ketua Umum. Namun,
kami akan mendukung pemerintahan Pak Prabowo di parlemen, namun tidak
menempatkan kader di kabinet,” ujar Puan.
Puan menekankan kembali pihaknya akan mendukung penuh pemerintahan
Prabowo. Dia menuturkan dukungan ini diberikan demi membangun
Indonesia.
“Walaupun kami juga akan terus mendukung pemerintahan Pak Prabowo.
Untuk membangun Indonesia,” imbuhnya.
Lalu bagaimana dengan sosok Budi Gunawan yang masuk di Kabinet
Prabowo? Puan mengatakan masuknya Budi Gunawan di kabinet atas nama
profesional, bukan mewakili PDIP.
“Pak BG masuk dalam profesional. Karena tidak ada kader PDI Perjuangan
yang masuk kabinet. Bekerja sama dan saling mendukung itu tidak perlu,
tidak harus dalam kabinet,” jawabnya.
Partai NasDem tak mengirim kader ataupun meng-endorse tokoh
profesional di kabinet Prabowo. Meski demikian, NasDem menyatakan
dukungan penuh terhadap pemerintahan Prabowo.
“Sampai hari ini NasDem tetap mendukung pemerintahan Pak
Prabowo-Gibran tapi NasDem tidak mengirim menterinya, tapi NasDem
sepenuhnya akan mendukung semua kebijakan program dan
keputusan-keputusan Presiden Pak Prabowo,” kata Waketum NasDem Saan
Mustopa saat menghadiri pelantikan Prabowo-Gibran di gedung DPR RI,
Senayan, Jakarta, Minggu (20-10-2024).
“Nggak, nggak ada. Kita nggak ngirim orang profesional
juga. Jadi sekali lagi dukungan NasDem kepada Pak Prabowo ini tanpa
syarat tapi NasDem insyallah akan menjadi mitra koalisi yang setia
terhadap Pak Prabowo,” imbuhnya tulis dtc.
Lebih lanjut, Saan mengungkit pertemuan Ketua Umum NasDem
Surya Paloh dengan Prabowo bertepatan dengan perayaan HUT Prabowo
beberapa waktu lalu. Saan menuturkan Paloh kembali menyampaikan
komitmen dukungan kepada Prabowo saat pertemuan itu. “Ya tentu yang
pertama, mengucapkan selamat ulang tahun, kebetulan Pak Prabowo ulang
tahun. Yang kedua, tentu juga membangun saling pemahaman, saling
pengertian dan menegaskan kembali terkait dengan komitmen Partai
NasDem untuk memberikan dukungan terhadap pemerintahan Pak Prabowo dan
dukungan yang diberikan tadi, tanpa memberikan syarat apapun termasuk
mengajukan nama-nama kader NasDem di kabinet,” ujarnya. (dika-01)
