
Denpasar, hariandialog.co.id – Provinsi Bali bersama lima provinsi lain, yaitu Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sumatera Selatan ditetapkan menjadi lokasi penyelenggaraan piala dunia U20 yang dilaksanakan di Indonesia 20 Mei -11 Juni 2023. Untuk di Provinsi Bali sendiri terdapat 5 lapangan yang akan digunakan yaitu Stadion I Wayan Dipta serta 4 lapangan latihan lain antara lain Lapangan Latihan Trisakti, Lapangan Latihan I Gusti Ngurah Rai, Lapangan Latihan Kompyang Sujana dan Lapangan Latihan Gelora Samudra Kota.
Kesiapan lima lapangan ini, Minggu ( 12/3/23) dimana Wakil Gubernur Bali, Tjok. Oka Sukawati mendampingi Menteri BUMN,merupakan Ketua PSSI, Erick Thohir serta Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali meninjau Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Hal ini dilakukan untuk mendukung kesuksesan Piala Dunia U20 yang akan dilaksanakan di Bali. Pemerintah Provinsi Bali beserta dengan Pemerintah Kabupaten Kota dan Pemerintah Pusat telah melakukan renovasi pada fasilitas yang akan digunakan,”Persiapan Bali saya rasa baik. tinggal kami mendorong bagaimana penyelesaian, tambahan lahan parkir. Mudah-mudahan PUPR tetap berkomitmen, dan Pemerintah Daerah tambah ada pekerjaan baru, tinggal di belakang mohon April selesai,” ungkap Erich Tjohir.
Ia berharap,seluruh kesiapan piala dunia U20 dilakukan semaksimal mungkin sebelum FIFA datang ke Indonesia khusus Bali.“ Supaya nanti kalau FIFA hadir tanggal 26-27 (Maret 2023,red) sudah ada persiapan maksimal,” ungkap Erick Thohir yang juga merupakan Ketua PSSI ini.
Grawing Group Piala Dunia U20 akan berlangsung di Gedung Ksirarnawa Art Centre Denpasar,31 Maret 2023. “ Kita berdoa agar hasil undian Timnas Indonesia bagus dan berprestasi bagus di piala dunia U20. Bisa lolos fase penyisihan group,” ungkapnya.
Saat meninjauan, hadir Bupati Gianyar, Setda Kab.Gianyar, Kadis Dikpora Provinsi Bali, FKPD Kab Gianyar, Wakil Ketua Umum II PSSI, Ketua Asprov PSSI Bali serta Direktur Prasarana Strategis Kementerian PUPR. (nani)
