
.Bandung Barat, hariandialog co.id – Wajar Dikdas (Wajib Belajar Pendidikan Dasar) 12 tahun adalah program pendidikan di Indonesia yang mewajibkan anak-anak untuk mengikuti pendidikan dasar selama 12 tahun, mencakup Pendidikan Dasar 6 Tahun :Sekolah Dasar (SD), Pendidikan Menengah 3 Tahun, Sekolah Menengah Pertama (SMP), Pendidikan Menengah Atas 3 Tahun, Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia dengan memastikan bahwa setiap anak mendapatkan pendidikan dasar yang cukup sebelum memasuki dunia kerja atau pendidikan tinggi.
Peran komite sekolah adalah : Sebagai lembaga pemberi. Pertimbangan (advisory agency) dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan di satuan pendidikan. Sebagai lembaga pendukung (supporting agency), baik yang berwujud finansial, pemikiran, maupun tenaga dalam penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan.
SMPN 1 Cipatat yang berlokasi di lintasan jalan Raya Nasional ,menghubungkan perbatasan Kabupaten Cianjur dengan Kabupaten Bandung Barat Desa Cipatat Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat (KBB )’ belum lama ini sempat dihebohkan di Media Sosial tentang pernyataan salah satu Orang tua Siswa ” dengan logat Bahas daerah (Sunda ) kumaha ieu nyak SMPN 1 Cipatat beki resah.. murid-murid di ancam bila tidak bayar uang iyuran bikin lapang nu minimalna Rp.”200.000 moal tiasa ngiring ujian da kartu peserta ujian teh kedah di tebus ku artos nu minimal Rp” 200.000, eta murangkalih abi nepika nangis-nangis kasieunan da abi jujur we teu sanggeum kanggo mayarna, saur kepala sekolah ge pas rapat saurna mun hoyong sakola gratis mah dibumi we di ajarkeun ku indung bapa na, abi nganggo akun baru kumargi abi sien murang kalih abi di sapira keun”. Dalam terjemahan nya “Gimana nih SMPN 1 Cipatat semakin resah Murid-murid di ancam bila tidak bayar iuran bikin lapang Olahraga yang dipungut sebesar Rp.200.000 tidak di ikut sertakan Ujian’kartu ujian harus di tebus sama uang minimal Rp’ 200.000 si Anak sampai nangis nangis ketakutan tidak di ikut sertakan ‘saya jujur selaku orang tua wali Murid tidak sanggup tuk bayarnya” kata kepala Sekolah diwaktu rapat menyatakan,”klo mau gratis dirumah aja belajarnya diajarkan sama Ibunya serta bapak nya ( orang tua )” saya pakai Akun baru karna takut anak saya dikesampingkan.
Kepala Sekolah SMPN 1 Cipatat H.Nurdin M.pd ‘saat di temui Wartawan hariandialog co.id (10-06-2024) senin lalu diruang kerja nya ia menuturkan tetang informasi simpang siur di “Media Sosial” impormasi itu tidak benar,ada mis komonikasi jajaran Sekolah serta Komite Sekolah dengan Orang tua Murid/siswa,berita tersebut sifatnya opini Publik tidak berdasarkan berita berimbang hasil tidak klarifikasi ke sekolah baik ke Komite Sekolah,didalamnya miskomonikasi antara orang tua siswa dengan pihak sekolah baik Komite,di lingkungan sekolah Kegiatan belajar mengajar berjalan(kbm) lancar Kondusif seluruh Siswa bisa ikut tes serta Ujian, peranan komite Sekolah sesuai dengan fungsinya dan bidangnya di Sekolah tentram adem ayem tidak ada masalah apapun ,murid melaksanakan ujian tenang ,orang tua nyaman ,guru dapat tugas dengan baik’panitia dapat melaksanakan bekerjan yang baik mengelola kegiatan sumatif tahun ajaran (2023-2024) sekarang ini”ucapnya.
Selanjutnya’ H.Nurdin menyampaikan pemberita yang beredar itu tidak benar itukan tangapan orang’bahkan dari Dinas Pendidikan (Disdik ) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyempatkan datang ke Sekolah ,klaripikasi kebenaran Informasi yang beredar di publikasikan di Gruop Cipatat (New) yang beredar di WhatsApp, Kepala Bidang SMP didampingi Ketua MKKS adanya informasi tersebut ternyata tidak benar Sekolah berjalan lancar seperi biasanya tidak ada apa apa,setelah diklarifikasi mereka memahami dan mengerti bahwa berita di Medsos di WhatsApp (WA) group yang tersiar ini sumbernya gak jelas hanya 0pini,kebanyakan informasi komen komen yang salah’Segala sesutu pun harus kalirifikasi bener atau tidak informasi tersebut jangan sampey tejadi kegaduhan pemberitan yang tida bertanggung jawab harus di Kroscek cek & ricek ujar Kepsek ( nagon ).
