
Majalengka, hariandialog.co.id– Memasuki tahun anggaran 2024 dinas pendidikan Kabupaten Majalengka Jawa Barat telah menganggarkan untuk pengadaan pembelian CCTV di setiap SD yang ada dilingkungan Dinas Pendidikan setempat,pengadaan CCTV tersebut dibiayai dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2024 triwulan satu.
“Anggaran untuk pengadaan pembelian CCTV setiap SD Rp. 5 juta lebih lebih untuk 4 item tersimpan dan telah muncul di pagu anggaran BOS setiap sekola.”kata para kepala SDN yang tak mau di sebut jati dirinya saat di hubungi Dialog (29/1)
“Kami sangat menyayangkan pihak Dinas Pendidikankan Kabupaten Majalengka dalam pembelian CCTV kepada pihak ketiga dan seharunya pihak sekolah SDN di beri keleluasaan untuk membelinya sendiri apalagi pagu anggaranya ada dalam Bantuan Operasi Sekolah (BOS)” akunya.
Kemudian kata para kepala SDN “diharapkan Disdik Majalengka mengkaji ulang pengadaan CCTV menunjuk pihak ke tiga dan memberi keleluasaan kepada pihak SD karena kami sangat mampu untuk pembelian barang tersebut dan bisa menjamin kualitas dan kuantitasnya”tegasnya di Amini beberapa kepala sekolah.
Berapa ketua K3S dan ketua PGRI setempat saat diminta tanggapannya membenarkan sekali dan mendukung saran dari para kepala SDN “diharapkan Dinas Pendidikan . Majalengka memberi keleluasaan dalam pembelian CCTV kepada sekolah”,kami setuju dan bagus seharusnya seperti itu dalam.pengadan tersebut tidak boleh nunjuk pihak lain berhubung sekolah akan mampu jika di berikan keleluasan oleh Dinas.Pendidikan Majalengka dan tidak akan menolak.”ujarnya sambil tersenyum.
Sementara itu kepala bidang SD dinas pendidikan kabupaten Majalengka Irma Agustini Pratiwi S.Pd.M.Pd saat di hubungi melalui pesan singkatnya menegaskan, dinas pendidikan tidak mengarahkan pembelian CCTV Kepada salah satu pengusah.aku Kabid SD singkat.
Begitu pula Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka Dr.Hj.Lilis Yuliasih.M.Pd membalas pesan singkatnya,”maaf tadi sedang rapat pimpinan Dinas Pendidikan, terkait hal itu Disdik tidak mengarahkan kepada salah satu pengusaha, ujar bunda singkat kepada Dialog Senin (29/). (Ayub)
