
Denpasar-,hariandialog.co.id – Dewan Pimpinan Cabang ( DPC) Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Denpasar membuka registrasi calon advokat bagi generasi muda atau masyarakat umum lulusan serjana S1 Fakultas Hukum(FH) untuk mengikuti Pendidikan Profesi Advokat (PPA) yang dilaksanakan pada 19 April – 11 Mei 2024 mendatang.
Pendidikan Profesi Advokat ( PPA) bekerjasama antara Fakultas Hukum Universitas Warmadewa ( Unwar) dengan Asosiasi Advokat Indonesia Officium Nobille.Pendidikan yang berlangsung selama 23 hari memberikan kesempatan bagi yang berminat khusus masyarakat kota metro Denpasar dan Bali umunya.
Ketua DPC AAI Denpasar, I Gede Wija Kusuma.SH,MH , Senin ( 25/3) mengatakan kesempatan kerja bagi yang ingin terjun pada profesi palayan jasa ( advokat) adalah mareka yang mengantongi gelar serjana hukum (SI) serta memenuhi persyaratan dari panitia penyelenggara yang akan diseleksi secara ketat.
Para calon PPA wajib menyerahkan 3 lembar foto copy ijasah SI Hukum atau surat keterangan berada di semester akhir (mahasiswa),pas foto 4×6 3 lembar dan 3 lembar foto copy KTP serta bukti pembayaran pendaftaran dan biaya pendidikan,”kata Wija Kusuma.
Lanjut I Gede Wija,advokat senior dari Kantor Advokat/Konsultan Hukum Jln.Sekar Jepun VI No.17 Gatot Subroto Timur, Denpasar,Bali . Masa pendidikan dilaksanakan setiap Jumat dan Sabtu dengan pengajar prefosional. Mareka adalah Dr.Made Arjaya.,SH,MH,Dr. Putu Suta Sadnyana,SH. MH, Dr. Robert Khuana,SH.MH, Putu Subada Kusuma, SH.Kn dan Dr. Hendri Donal,SH.MH.
Untuk biaya pendaftaran untuk mahasiswa dan alumni Universitas Marwadewa Rp 500.000 umum Rp750.000. Sedangkan biaya pendidikan profesi advokat mahasiswa dan alumni Universitas Marwadewa Rp 4.500.000 umum Rp 5.000.000.Untuk itu, bagi yang berminat silahkan melakukan pendaftaran serta melengkapi semua persyaratan yang dimaksud,”jelas Wija Kusuma.
Bagi peserta yang dinyatakan lulus akan diambil sumpah oleh Pengadilan Tinggi ( PT) Bali untuk mendapatkan surat penyumpahan setelah dinyatakan lulus PPA. Dengan surat penyumpahan yang dikeluarklan oleh Ketua PT Bali maka sah sebagai advokat dan organisasi advokat khusus AAI akan mengeluarkan dan memberikan Kartu Tanda Anggota (KTA).KTA berlaku selama 3 tahun kemudian diperpanjang oleh AAI Officium Nobille dari DPP AAI Pusat.Setiap anggota dalam melakukan profesinya wajib menunjukan KTA sebagai tanggungjawab sebagai advokat sesuai UU Kode Etik Advokat Indonesia.
Bagi yang melanggar ketentuan UU dan kode etik advokat,bila ada pengaduan masyarakat yang merasa dirugikan terutama pelanggaran berat bisa dikenakan sanksi pecabutan KTA dari DPP AAI Officium Nobille pusat. Namun untuk pelanggaran sedang biasanya diselesaikan di tingkat pengurus daerah oleh Dewan Pengawas DPC AAI setempat dengan sanksi ringan sesuai pelanggaranya.”imbuh Wija Kusuma.
Lanjut Wija Kusuma yang menggantika pejabat lama Rizal Akbar Maha Putra dan dilantik Nopember 2023 lalu sebagai Ketua DPC AAI Officium Nobille adalah tahun pertama masa kepengurusan lima tahun kedepan. sebelum multibar AAI dibawah Peradi Otto Hasibuan , AAI Denpasar cukup lama dipegang advokat senior Robert Khuana, Putu Suta Sadnyana, Simon Nahak ( Bupati Malaka) . Untuk Kantor Sekretariat AAI DPC Denpasar di Jalan Moh. Yamin XI no.3 Denpasar sekaligus Kantor Advokat/Konsultan Hukum I Gede Wija Kusuma,MH dan Rekan,”jelasnya.
Ditambahkan sekretaris DPC AAI Denpasar, Dewa Agus Satrya,SH.MH , untuk jumlah calon pserta belum bisa diumumkan . nanti diakhir bulan Maret 2024 baru bisa diketahui berapa berserta yang berminat pada PPA AAI Officium Nobille DPC AAI Denpasar 2024 dibawa pipimpin advokat senior Wija Kusuma, ”jelas Agus Satrya.. ( Smn).
