
Jakarta-hariandialog.co.id – Melihat antusiasme penggemar lari di Indonesia pasca perhelatan Garmin Run Indonesia 2023 September lalu, Garmin melihat bahwa semakin banyak orang terjun atau menekuni olahraga lari. Garmin sebagai penyedia smartwatch kebugaran melihat tren yang potensial bagi industri lari di Indonesia. Hal ini tercermin dari 56.2% peserta Garmin Run Indonesia 2023 merupakan pengguna Garmin dan hampir semuanya menggunakan smartwatch.
Smartwatch,salah satu perlengkapan wajib pelari baik dari mulai latihan persiapan jelang lomba, lomba lari, maupun latihan biasa. Pada jam tangan Garmin setelah berlari, ada banyak indikator seringkali diabaikan.Penggunaan fitur jam tangan lari secara maksimal tidak hanya membantu untuk bisa berlari lebih cepat, tetapi juga bisa membantu mencegah cedera saat olahraga.
Jam tangan Garmin memudahkan pemahaman dinamika lari, menyesuaikan postur lari tepat waktu, dan menghindari cedera. Selain itu, menggabungkan nilai saturasi oksigen darah, kualitas tidur, laju pernapasan, dan skor stres untuk menganalisis apakah kita memiliki risiko kesehatan yang tidak diketahui sebelumnya dan dapat melakukan konsultasi dengan dokter serta mendapatkan perawatan medis yang tepat waktu. Mode olahraga yang beragam membuat olahraga Anda tidak membosankan, dan setiap usaha Anda dalam olahraga akan terekam. Fitur musik offline dan fitur pembayaran membuat Anda lebih dekat dengan kehidupan masa kini.
Seperti fitur VO2 Max – Ketahanan olahraga seseorang bergantung kapasitas oksigennya. Semakin banyak oksigen dihirup dan digunakan seseorang, semakin banyak gula atau lemak akan dibakar,akan lebih banyak tenaga untuk berolahra.Maka nilai oksigen maksimum (VO2 Max), atau jumlah maksimum oksigen yang dapat dihirup per menit, berbanding lurus dengan kemampuan berlari seseorang.
Batas Ambang Laktat – Batas Ambang Laktat, disebut juga ambang anaerobik, adalah batas di mana asam laktat (hasil pembakaran energi yang terbuat dari glukosa) mulai menumpuk di dalam darah.Atas Ambang Laktat adalah nilai yang dihitung dengan algoritma berdasarkan data detak jantung yang dikumpulkan pada setiap rentang kecepatan lari..
Efektivitas Latihan – Jika perubahan nilai VO2 Max dan Batas Ambang Laktat mencerminkan manfaat dari latihan jangka panjang, maka Efektivitas Latihan secara langsung merefleksikan apakah setiap latihan yang kita lakukan memiliki manfaat langsung. Saat selesai berlari, jam tangan Garmin secara instan memberikan info tentang seberapa efektif olahraga kita saat itu dan apakah olahraga saat itu cocok dengan program latihan kita secara keseluruhan.
Detak Jantung-Detak jantung adalah indikator pengamatan yang sangat penting selama olahraga, bisa juga disebut sebagai indeks standar jam tangan lari karena bisa mengetahui respon langsung dari keadaan tubuh manusia saat olahraga.Jika jam tangan Garmin mengirimkan notifikasi kondisi detak jantung abnormal melebihi ambang normal.
Perkiraan Waktu Pemulihan – Istirahat dan rasa lelah sering diabaikan. Bahkan jika ingin memperhatikan hal tersebut, kita tidak bisa tahu dengan tepat berapa lama waktu istirahat yang dibutuhkan. Kita dapat mengandalkan jam tangan Garmin untuk menyelesaikan masalah ini. Setiap sesi latihan berakhir, data yang diperoleh dengan memakai jam tangan akan memberi tahu kita berapa lama waktu dibutuhkan untuk pemulihan dan saran pemulihan.
Give A Garmin- Selain bisa mengukur efektivitas olahraga, jam tangan Garmin menawarkan beragam mode olahraga sesuai minat.Khusus untuk penggemar lari, di bulan Desember ini Garmin menawarkan promo Give A Garmin dimana model Forerunner 55, Forerunner 255S, dan Forerunner 955 mengalami diskon hingga 25% di Garmin Brand Stores Offline dan Garmin Official Stores Online, periode 1 hingga 31 Desember 2023. Untuk informasi lebih lengkap kunjungi laman Give a Garmin ( nani )
