
Bandung Barat, hariandialog.co.id – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan adalah inisiatif Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memperbaiki dan membangun sarana serta prasarana esensial di satuan pendidikan (12/10/2026).
Tujuannya adalah menciptakan lingkungan belajar yang lebih berkualitas, aman, dan nyaman bagi peserta didik, sehingga mendukung proses pembelajaran yang efektif dan membantu mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.
Perbaikan dan pembangunan fasilitas sekolah dengan anggaran negara yang dikelola melalui skema swakelola oleh sekolah itu sendiri. Program ini dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), dengan dana yang disalurkan langsung ke rekening sekolah dan dikelola secara transparan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) bersama masyarakat.
Oom Saodah, S.Pd sebagai PLT Kepala Sekolah SDN Sukasari Galanggang Batujajar menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Pak Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah Pusat Kementerian dan tentunya Kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) karena dengan adanya Revitalisasi yang awalnya sekolah ini sudah kurang layak dan khawatir ambruk saat dalam pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sekarang alhamdulillah menjadi bagus dan nyaman.
Semua murid, tenaga pendidik termasuk orang tua merasa senang dan mengucapkan terimakasih sekolah menjadi nyaman dan aman untuk anak-anak peserta didik saat dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar tanpa khawatir lagi terjadi hal-hal yang tidak di inginkan apalagi sekarang mulai memasuki musim hujan.
“Untuk jumlah siswa-siswi di SDN Sukasari 456 orang, tenaga pendidik sebanyak 20 orang, sekali lagi Kepala Sekolah menyampaikan terimakasih kepada Dinas Pendidikan melalui Dapodik yang sudah memfasilitasi untuk mendapatkan revitalisasi di tahun ini dan sedikit mengungkapkan pesan untuk segi bangunan dan MCK. Ahamdulillah sudah di rehab dan saya berharap semoga ke depan ada bantuan untuk mebelar karena ada penambahan kelas baru yang awalnya bukan diperuntukan untuk kelas sekarang menjadi Ruang Kelas belum ada mebelar dan alat tulisnya,” jelasnya.
Tanggapan komite Agus Sofyan, S.Pd., M.Pd sebagai Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN Sukasari mendapat bantuan Revitalisasi dari Pemerintah sebesar 1,271 miliar untuk 6 ruang kelas, Ruang guru, Ruang Kepala Sekolah dan MCK. Atas nama masyarakat, orang tua siswa baik sebagai komite saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan revitalisasi.
“Alhamdulillah orang tua siswa/i merasa terbantu dengan kondisi sarana yang memadai, masyarakat dan khususnya orang tua siswa serta murid akan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya, jika dibandingkan dulu dan sekarang agak lebih baik sekarang sarana dan prasaranya KBM kini aman dan bebas khawatir ambruk,” tambahnya.

Sekali lagi saya atas nama masyarakat mengucapkan terimakasih kepada Presiden Prabowo, Pemerintah pusat Kementerian, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, kepada Bupati Bandung Barat yang telah memberikan program Revitalisasi ini.
Agus menyampaikan harapannya dengan melihat sesuai kondisi sekolah SDN Sukasari ini kekurangan 2 Ruang Kelas tapi alhamdulillah dengan adanya revitalisasi ini akan mengkondisikan ruang kelas yang akan digunakan untuk kegiatan KBM. Mudah-mudahan setelah selesai revitalisasi tidak ada lagi sekolah masuk siang. Untuk lahan sendiri sekolah ini sudah tidak ada. Sekarang udah terpenuhi untuk ruang kelas hanya kami membutuhkan mebelar karena adanya kelas baru yang masih kosong kami sangat membutuhkan mebelar mudah-mudahan ada bantuan mebelar setelah Revitalisasi ini.
Di ruang lain Konsultan Pengawas Nendi Rustandi terkait Revitalisasi SDN Sukasari ditugaskan oleh kementerian program revitalisasi mendampingi sekolah yang di tunjuk. Sebagai pengawas menjalankan tugas mendampingi sekolah untuk melaksanakan pembangunan sesuai dengan yang sudah direncanakan. Pendampingan sekolah dalam proses penyelesaian pekerjaan pembangunan yang sudah di buatkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara sekolah dengan Kementerian.
“Ini sebuah kemajuan dalam penyediaan sarana dan prasarana khususnya gadung sekolah Alhamdulillah sekolah SDN Sukasari ini mendapat alokasi revitalisasi untuk seluruh ruang kelas yang ada di SDN ini sehingga nanti setelah selesai dipergunakan KBM dapat dipelihara jika ada yang rusak segera maintenance kemudian di jaga agar hasil dari revitalisasi ini tetap bisa digunakan dan diberikan kenyamanan untuk siswa-siswi dan guru,” katanya.
Nendi menyampaikan pesan dengan tegas, Sekolah milik bersama sebagai area publik semua dapat mengakses dan itu menjadi pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga masyarakat khsusus yang ada di desa Galanggang Batujajar ini mari kita jaga bersama jika ada perbaikan segera lakukan tindakan terencana proaktif seperti pemeriksaan, perawatan, pembersihan, dan perbaikan jangan dibiarkan jika ada sedikit kerusakan atau agar bangunan sekolah tetap indah, aman dan nyaman untuk warga sekolah. (NAGON)
