
Jakarta-hariandialog.co,id-2 – April 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi dengan syariah melalui sinergi berkolaborasi bersama pemangku kepentingan dalam Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026. Komitmen bagian dari upaya bersama memperluas pemahaman masyarakat serta meningkatkan akses terhadap produk dan layanan keuangan syariah di Indonesia.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi,menegaskan, hal itu saat Penutupan GERAK Syariah 2026 dihadiri oleh Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar, Menteri Koperasi Republik Indonesia.delaku Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Ferry Juliantono, dan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono, yang digelar di Kantor OJK Menara Radius Prawiro, Kamis ( 2/4) di Jakarta .
Friderica mengatakan,pertumbuhan sektor jasa keuangan syariah yang stabil menunjukkan memiliki potensi besar menduduki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
“Fondasi ekonomi dan keuangan syariah yang sudah baik tersebut, tentunya juga menjadi fondasi kita kuat bagi perekonomian Indonesia. Peluang ini tidak luput dari berbagai peluang yang dimiliki saat ini. Potensi demografis, sosial, dan ekonomi masyarakat, didukung basis populasi muslim sebesar 244,7 juta orang. Ini luar biasa tentu potensinya,” ujar Friderica.
Ia menegaskan OJK terus mendukung Program Prioritas Pemerintah dan mendorong sektor jasa keuangan syariah berkontribusi terhadap Asta Cita melalui berbagai program mendekatkan keuangan syariah kepada masyarakat luas.
Diantaranya,melalui penguatan pembiayaan syariah inklusif mudah diakses bagi UMKM, optimalisasi kontribusi sektor jasa keuangan syariah membentuk generasi sehat dan produktif, serta dukungan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.
Ia berharap, sinergi terjalin sepanjang bulan Ramadan terus terlaksana sepanjang tahun menggencarkan literasi dan inklusi keuangan syariah menguatkan sektor keuangan syariah membawa kebermanfaatan bagi masyakat Indonesia.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono, menyebut, kebersamaan, sinergi dan kolaborasi berbagai pihak kunci mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah melalui gerakan terarah, masif, dan merata dilaksanakan rangkaian GERAK Syariah, “ Bergerak bersama, upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah dapat tumbuh lebih pesat, menjangkau masyarakat lebih luas, serta berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Dicky. ( */NL )
