
Bekasi, hariandialog.co.id – Ratusan jemaat Gereja HKBP Jatiasih yang tergabung dalam Wijk Judika, mengikuti ibadah Minggu Rogate , di Rumah Duka, GPIB Menara Kasih, Jatiasih, Kota Bekasi, pada Minggu 25 Mei 2025.
Dalam ibadah yang digelar pihak Gereja HKBP Jatiasih ini, sekaligus momen melayat ke Rumah Duka GPIB Menara Kasih, tempat di mana Almarhum Simson Situmorang yang juga jemaat.HKBP setempat disemayamkan.
Ibadah ini dipimpin oleh Pendeta fungsional, Pdt.Marnaek Situmorang dan Sintua atau pelayan gereja Arsen Simbolon. Dalam khotbahnya yang diambil dari Kitab Yeremia 29: 7-14, menjelaskan bahwa kita sebagai orang kristen, di manapun dia tinggal hidupnya harus berdampak positif dan berdampak konstruktif terhadap lingkungannya.

” Bagi keluarga yang saat ini kehilangan orang yang kita kasihi, kita tetap harus mampu menghadirkan damai sejahtera di lingkungan tempat tinggal, meskipun kita dalam suasana berduka dan bisa menjaga nama baik keluarga,” ujarnya.
Terakhir, amang Pdt Marnaek Situmorang mengingatkan jemaatnya bahwa orang kristen itu harus menjadi berkat bagi lingkungan nya. ” Sebab agenda dari sorga Tuhan itu, bukan rancangan kecelakaan, melainkan rancangan kesejahteraan masa depan yang penuh harapan, bagi siapapun orang batak kristen yang percaya kepada Yesus,” tutupnya.

Menurut kronologi yang diperoleh dari sejumlah pihak, almarhum Simson Situmorang diketahui menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 03.00 wib dini hari. Saat anaknya mencoba membangunkan ayahnya yang sedang tertidur di kursi, namun saat hendak dibangunkan oleh anaknya, ayahnya diketahui sudah dalam kondisi terbujur kaku di ruang tamu.
Akhirnya, pihak keluarga pun memutuskan membawa jenazah ke Rumah Sakit Mitra Keluarga, Jatiasih, untuk memastikan keterangan detil dari pihak medis. Setelah itu, jenazah di bawa kembali ke rumah duka Sopo Gabe, Kranggan untuk memandikan jenazah dan memberi formalin.
Almarhum amang Simson Situmorang meninggal dunia dalam usia 62 tahun, meninggalkan seorang istri Br Silalahi dan 2 orang anak laki-laki yang beranjak dewasa. Menurut keterangan orang terdekat, Simson Situmorang diketahui tidak memiliki riwayat penyakit yang cukup serius, hingga dia tutup usia.
Semasa hidupnya sosok amang Simson Situmorang ini, kesehariannya merupakan pedagang air galon isi ulang, Aqua mineral, dan gas, dikenal cukup pendiam dan tak banyak bersosialisasi dengan lingkungannya, hingga harus menghembuskan nafas terakhir di rumahnya sendiri, di Jalan Dukuh, Kp Kebantenan, RT 03 RW 06, Jatiasih, pada hari Sabtu, dini hari,( 24/5).
Tampak ratusan pelayat mulai dari pihak keluarga, gereja, punguan Situmorang si 7 Ama, kerabat, dongan sahuta lintas marga turut mendatangi tempat rumah duka. Untuk memberikan rasa empati belasungkawa yang terakhir atas kepergian amang Simson Situmorang, ke Rumah Bapa di Sorga.
Jenazah Simson Situmorang diantarkan dan dikebumikan di TPU Padurenan, Bekasi, dan dilakukan ibadah pemakaman yang dilayani oleh Pdt Marnaek Situmorang bersama St.Arsen Simbolon serta diikuti oleh pihak keluarga dan sejumlah jemaat Wijk Judika, Senin (26/5/2025). Turut hadir di pemakaman inang St Br. Manik, inang St.Br. Hutagalung, serta sejumlah Parhalado ni Huria. (Ram).
