Kupang, hariandialog.co.id.– Pemberian makanan bergizi gratis (MBG)
bagi siswa sudah dilaksanakan serentak di sejumlah wilayah Indonesia,
termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Senin (6/1).
Namun, dari 22 kabupaten/kota di NTT, baru Kabupaten
Kupang yang telah melaksanakan pembagian MBG. Pembagian MBG itu
dilakukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Noelbaki yang
terletak di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.
Salah satu kabupaten yang belum menjalankan pembagian MBG
adalah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Pelaksanaan MBGdi
kabupaten itu belum digelar, karena mereka belum menerima petunjuk
teknis dan pelaksanaan (Juknis/juklak) dari pusat yang diterima
pemerintah setempat.
“(Alasan belum dilakukan pembagian) salah satunya adalah
masih menunggu juknis pelaksanaan pemberian makanan itu,, makanan
tambahan,” kata Penjabat (Pj) Bupati Timor Tengah Selatan, Seperius
Edison Sipa kepada CNNIndonesia.com melalui saluran telepon Senin, 6
Januari 2025.
Dia menyampaikan belum adanya juknis dan juklak sehingga
belum ada kesiapan apapun untuk melakukan pembagian MBG bagi para
siswa. Terutama untuk titik SPPG atau dapur belum dibentuk untuk
pemenuhan MBG bagi para siswa. “Kami di TTS belum ada kesiapan
apa-apa, ini kecuali dari kodim (komando distrik militer) yang kemarin
sudah ada persiapan katanya ada mau bangun kantor untuk
koordinatornya. Kami juga koordinasi dengan kodim,” ujar Seperius.
Dia mengatakan pihaknya masih menunggu juknis dan juklak
agar tak keluar dari pedoman yang telah ditentukan pemerintah pusat
dalam melaksanakan program Makan Bergizi Gratis. “(Masih) menunggu
juknisnya supaya kita tidak keluar dari petunjuk teknis yang nanti
diterbitkan kementerian,” jelas Seperius.
Dapur Belum Siap, Alasan DIY Tak Ikut Kick Off Makan Bergizi Gratis
Di Timor Tengah Selatan ada sekitar 540 sekolah dasar (SD) dan SMP
sekitar 200 lebih satuan pendidikan, PAUD/TK antara 700 sampai 800
satuan pendidikan.
Sementara itu, Pj Bupati Alor, Sony Zeth Libing yang
dihubungi terpisah mengatakan untuk Kabupaten Alor pembagian MBG masih
akan dijadwalkan lagi. “Belum, Alor belum,” .
Dia menyebutkan pembagian MBG di Kabupaten Alor masih akan
diagendakan ulang. Tapi lanjutnya akan dilaksanakan pada Januari ini
juga.
Sedangkan Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi yang
dimintai komentar tentang belum dilakukannya pembagian MBG di Kota
Kupang masih belum merespons permintaan konfirmasi melalui pesan
singkat yang dilayangkan CNNIndonesia.com pada Selasa ini.
Pasalnya hingga Selasa ini, Kota Kupang juga belum
melaksanakan pembagian MBG para siswa di Kota Kupang yang harusnya
mulai dilaksanakan Senin lalu. (halim-01)
