
Asisten Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana pengerahan ASN OPD Kab Badung ke 38 titik SPBU di enam kecamatan Badung, Kamis (15/10) ( ist )
Denpasar, hariandialog.co.id – Sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pimpinan daerah, mendampingi serta membantu masyarakat tertahan dalam antrian panjang dan lelahkan untuk beli Bahan Bakar Minyak (BBM), Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta menginstruksikan pengerahan pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Badung ke 38 titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di enam kecamatan wilayah Badung Kamis (15/10).
Di bawah arahan Bupati dan Wakil Bupati Badung, para petugas disiagakan di area SPBU memantau situasi kelancaran lalu lintas serta menjaga kondisi fisik masyarakat selama menunggu giliran pengisian BBM.
Kondisi masyakat yang menunggu antrean BBM mengular saat hariandialog
co.id turut antre dr pkl. 04.OO.Subuh baru bisa isi BBM pkl Pkl 15.00 siang ditengah terik matahari.
Dari pantauan wartawan hariandialog.Pom Bensin di Desa Dalung anterian bukan berkurang malah terus memanjange melihat kondisi ini Pimpinan Kabupaten Badung menyadari, keterlambatan pasokan BBM berdampak langsung pada aktivitas harian warga, mulai dari pekerja, pelaku usaha kecil, hingga penyedia jasa transportasi. Oleh karena itu, perhatian dan uluran tangan sederhana dengan mendistribusikan air mineral dan snack yang diharapkan dapat sedikit meredakan kelelahan warga di tengah situasi sulit tersebut.

Aksi pendampingan ini dilaksanakan secara tdserentak di wilayah Kecamatan Abiansemal, Kuta, Kuta Selatan, Kuta Utara, Mengwi, hingga Petang. Pantauan langsung di SPBU Kapal misalnya, pengerahan personil dipimpin oleh Asisten Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana bersama Kadis Komunikasi dan Informatika, Kadis Kesehatan, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Camat Mengwi dan Lurah Kapal.
Selain memberikan bantuan logistik ringan, pimpinan daerah mengarahkan seluruh jajaran memperhatikan aspek keselamatan, kesehatan, dan ketertiban lalu lintas di sekitar SPBU. Pemkab Badung melalui Dinas Perhubungan, Satpol PP, bersinergi dengan unsur TNI dan Polri guna memastikan situasi di lapangan tetap kondusif Ditemui di SPBU Kapal, Mengwi, Asisten Wayan Wijana menerangkan, sesuai arahan Bupati dan Wakil Bupati agar seluruh jajaran mengedepankan pendekatan yang ramah, santun, dan humanis selama menjalankan tugas pelayanan. Pimpinan Badung turut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tertib mengantri, dan saling menghormati antar pengguna jalan hingga situasi kembali kondusif.
Sementara pembagian logistik berupa nasi bungkus dan air mineral, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat sedang menghadapi situasi antrian BBM. “Bantuan kecil dari Pemkab Badung ini kami harapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang sudah cukup lama mengantri. Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan perhatian, terutama dalam hal kesehatan, keamanan, dan kenyamanan selama menunggu,” ujarnya.

Pemkab Badung telah mensiagakan petugas dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan DLHK untuk mendukung kelancaran situasi di lapangan. Ambulance beserta petugas kesehatan juga disiapkan guna memberikan pertolongan apabila terdapat masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. “Kami telah mensiagakan ambulance dan petugas kesehatan untuk memberikan pelayanan jika ada gangguan kesehatan dari masyarakat,” tambahnya.
Rincian Pasokan yang dihimpun media
Tambahan pasokan sebesar 4 juta liter BBM dijadwalkan tiba di Depo Pesanggaran pada Kamis sore hingga malam.
Stok di Depo Manggis tercatat mencapai 6,3 juta liter dan sebagian mulai dipindahkan ke Pesanggaran untuk menopang kebutuhan wilayah Bali Selatan.
Sebanyak 16 juta liter Pertalite dari perairan Madura dijadwalkan tiba Jumat (16/10/2026).
Pasokan berikutnya sebanyak 32 juta liter Pertalite akan menyusul Sabtu (17/10/2026).- ( */Smn )
