Cibinong,hariandialog.co.id -Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (MUSRENBANG RKPD) merupakan forum musyawarah antar stakeholder( pemangku kepentingan) guna membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan desa/kelurahan yang diintegrasikan dengan Prioritas Pembangunan Daerah Kabupaten/Kota di wilayah kecamatan.
Seperti halnya diungkapkan Bupati Bogor, Ade Yasin menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Rabu (31/03) di gedung Gedung Serbaguna I Sekretaria Daerah, membahas Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2020.
Dalam keterangannya, Bupati Bogor menegaskan Pemerinah Kabupaten (Pemkab) Bogor masih fokus pada pemulihan ekonomi, pengentasan pengangguran dan kemiskinan pada 2022 mendatang. “Maka saya perintahkan seluruh perangkat daerah segera menata dan menyesuaikan perencanaan dengan kebijakan tersebut secara cepat dan tepat. Meningkatkan produktifitas kerja berbasis teknologi,” ujarnya Ade Yasin.
Dia juga memerintahkan perangkat daerah di Bumi Tegar Beriman mengoptimalkan penggunaan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD), dengan harapan bisa memberikan data akurat dan akuntabel.
Ade menjelaskan, efisiensi anggaran diperlukan mengingat berkurangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) akibat pembatasan sejumlah kegiatan yang bisa menarik orang banyak. “Kondisi ini menjadi beban tambahan bagi keuangan daerah. Saat penerimaan daerah berkurang, di sisi lain kebutuhan belanja daerah meningkat. Salah satunya untuk stimulus pada geliat ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Bupati, upaya pemulihan ekonomi tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri oleh perangkat daerah. “Perlu kolaborasi dan mengerahkan segala daya upaya termasuk fokus mengalokasikan minimal 75 persen alokasi belanja daerah di luar gaji dan tunjangan untuk merealisasikan prioritas pembangunan daerah tahun 2022,” Ujarnya.(Riz)
