
Jakarta, hariandialog.co.id. Satu pesawat penumpang Citilink dengan tujuan bandara Silangit, di Siborong-borong. Sumatera Utara, tertahan di dalam pesawat di bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten
Sesuai jadwal, para penumpang dipersilakan naik melalui Gate (pintu) 7 tepat pukul 06.30 karena keberangkatan penerbangan Citilink QG 884 sesuai jadwal pukul 07.00.
Setelah penumpang seluruhnya naik pesawat, pintu ditutup, ada pemberitahuan bahwa pesawat belum diizinkan terbang karena cuaca di bandara Silangit. “Jarak pandang tidak sesuai aturan..sehingga pesawat tidak berani berangkat,” kata para penumpang.
Sekitar pukul 08.10 ada penguman dari ruang copilot yang menyatakan masih belum baik jarak pandang untuk bisa mendarat di bandara Silangit. “Kita berdoa agar segera membaik situasi di Bandara Silangit. Diperkirakan kita bisa berangkat 20 menit kedepan,” kata Copilot melalui pengeras suara.
Sementara para penumpang terlihat bergantian ke toilet di dalam pesawat. Dan para penumpang yang sepertinya rombongan saling bercerita satu sama lain
“Wah ini kemungkinan akibat asap Karhutla kiriman. Saya baru dapat informasi bahwa asap sudah sampai ke Seputaran bandara Silangit. Kita berdoalah agar segera situasi di Silangit membai,” ungkap seorang wanita setengah baya. (tob)
