Penulis: Tile
Bagi sebagian orang menjadi apa adanya mungkin terlihat sulit, tapi lebih sulit lagi menjadi orang sok kaya yang mengada-ngadakan harta yang tak nyata.
Itulah yang dimaksud dari dunia panggung sandiwara. Tak ada pesta yang tak berakhir atau No feast last forever itulah sebuah kata pepatah.Demikian juga dengan dunia ini akan berakhir tetapi semua manusia tidak ada yang tahu.
Karena yang akan mengakhiri dunia ini Sang Maha Pencipta yaitu Tuhan.
Mengapa dunia ini bisa dikatakan dengan dunia panggung sandiwara. Karena semua manusia yang hidup di dunia ini mendapatkan peran masing-masing dalam menjalani kehidupan ini atau profesi yang disandang oleh manusia itu.
Profesi adalah peran yang dimainkan oleh semua manusia yang harus dijalani untuk bertahan dalam kehidupan. Tentang peran atau profesi yang tidak sama. Ada yang mendapatkan peran menjadi orang kaya dan ada yang mendapatkan peran menjadi orang yang miskin. Supaya panggung dunia ini dapat berjalan. Orang-orang yang kaya adalah pemeran atau aktor dalam kehidupan ini. Dan orang-orang yang miskin adalah pelengkap atau pemain figuran dalam kehidupan ini.
Dan Tuhan adalah Sang Sutradara yang mengatur skenario kehidupan ini.
Selayaknya hidup, Kita hanya bermain dalam peran masing-masing sampai akhirnya Tuhan bilang pulang. Masih sama pada pesan yang begitu terngiang “Perempuan aku kuat” Seakan menguatkan, tapi begitu kenyataannya. Hidup berjalan. Rasanya jalan itu begitu berat, langkahnya begitu lambat, tarikan napas begitu sesak, pasti bisa.
Makin hari makin mengerti, apa mau Tuhan dalam setiap langkah. Meski kepala dan hati sering kali berbeda haluan, tapi percayalah hati akan menerima setiap cerita yang Tuhan tuliskan.
