Jakarta, hariandialog.co.id.- – Muhammad Afandi mendapat tepuk tangan
yang meriah usai mendapatkan beasiswa magister dalam wisuda
Universitas Airlangga (Unair) periode 264. Diketahui, beasiswa itu
diberikan langsung oleh Rektor Unair, Prof Dr Madyan.
Afandi merupakan lulusan Program Studi Bahasa dan Sastra
Inggris Fakultas Ilmu Budaya (FIB). Selain menamatkan gelar sarjana,
Afandi juga meraih predikat cum laude. Sehari-hari, Orang tua
(ibunya) Afandi berjuang menjual pisang rebus demi menopang kehidupan
mereka.
Sebagai anak pertama di keluarga yang berhasil meraih gelar
sarjana, Afandi mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil
dari perjuangan dan doa tulus orang tuanya.
Menurutnya, gelar Sarjana Humaniora yang ia raih terukir
atas nama kedua orang tuanya. “Terima kasih kepadaUnair yang telah
membuktikan kepada kita semua, bahwa keterbatasan ekonomi tidak
seharusnya menjadi batas bagi seseorang untuk bermimpi dan meraih
pendidikan tinggi. Hari ini saya membawa pulang bukti bahwa doa dan
perjuangan orang tua tidak pernah sia-sia,” terangnya dalam lamanUnair
dikutip Senin (12/10/2026).
Keluarga Afandi tinggal di Surabaya. Sehari-hari, ibunya
berjuang menjual pisang rebus demi menopang kehidupan mereka.
Ke depannya, Afandi ingin melanjutkan studi ke jenjang
magister di almamater tercinta. Rektor Unair pun langsung memberikan
beasiswa studi lanjut baginya di hadapan seluruh wisudawan.
“Atas nama Universitas Airlangga, kami memberikan beasiswa
kepada Saudara Muhammad Afandi untuk mengambil program magister.
Mudah-mudahan studi Saudara berjalan lancar,” tutur Guru Besar
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) tersebut, tulis dtc. (nasya-01)
