Jakarta, hariandialog.co.id.- KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan
(KKP) menargetkan pembangunan 35 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih
(KNMP) Tahap 1 selesai pada akhir Januari 2026.
Ketua Tim Koordinasi Pelaksana Pembangunan KNMP Trian
Yunanda mengatakan progres pembangunan KNMP saat ini telah melampaui
80 persen. Seluruh lokasi tahap pertama ditargetkan tuntas pada akhir
Januari 2026, kecuali beberapa titik yang terdampak bencana dengan
batas waktu penyelesaian hingga Februari 2026.
Sebagaimana dilansir dari Antara, Selasa, 13 Januari 2026,
Trian mencontohkan di Bulukumba, Sulawesi Selatan, fasilitas KNMP
seperti mobil pendingin bahkan sudah mulai dimanfaatkan untuk
mendukung pengiriman ikan ekspor ke Arab Saudi. Selain itu,
infrastruktur gudang beku atau cold storage di lokasi tersebut juga
telah beroperasi.
Ia menyampaikan bahwa seluruh gudang beku di kawasan KNMP
akan dioptimalkan sebagai pusat logistik protein untuk mendukung
program MBG. KNMP, ujar dia, memang diprioritaskan untuk memperkuat
ketahanan pangan nasional melalui integrasi pasokan ikan dengan
program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Nanti kami akan interkoneksikan dengan program MBG Pak
Presiden, jadi harapannya di semua lokasi gudang beku bisa menjadi
pemasok protein ikan untuk kegiatan MBG,” ujar Trian dalam keterangan
resmi KKP yang diterima di Abu Dhabi, Senin kemarin.
Selain mendukung MBG, Trian menyebutkan KNMP dirancang
untuk memperkuat ekonomi pesisir dengan menghubungkan hasil tangkapan
nelayan ke sektor wisata dan industri kuliner lokal. KKP juga
menyiapkan sistem offtaker untuk memastikan kepastian harga dan
penyerapan hasil tangkap secara berkelanjutan, tulis tempo. (bian-01)
