Jakarta, hariandialog.co.id.- Pemerintah melalui Satuan TugasPercepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam (SatgasPRR) mulai menyalurkan berbagai program bantuan untuk membantupemulihan ekonomi masyarakat terdampak banjir di Sumatra. Dukungantersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang masih berjuangbangkit, sekaligus memberi harapan baru menjelang Idul Fitri. Untuk membantu masyarakat kembali menata kehidupan mereka,Satgas PRR tidak hanya melakukan rehabilitasi infrastruktur danmenyediakan hunian sementara. Pemerintah juga menyiapkan berbagaibantuan sosial bagi warga terdampak. Bantuan tersebut terdiri dari Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi(BSSE) sebesar Rp 5 juta serta Bantuan Isian Hunian (BIH) Rp 3 jutayang diberikan per keluarga untuk melengkapi kebutuhan dasar rumahtangga. Selain itu, jaminan hidup (jadup) sebesar Rp 450 ribu perorang per bulan selama tiga bulan diberikan untuk membantu wargamemenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan. Pemerintah menyiapkan anggaran mencapai Rp 878,68 miliar,yang terdiri dari Rp 543,09 miliar untuk bantuan stimulan sosialekonomi dan isian hunian, serta Rp 335,59 miliar untuk bantuan jaminanhidup. Anggaran tersebut akan disalurkan kepada 67.886 kepala keluargayang sudah tervalidasi sebagai penerima manfaat atau KPM. Ketua Satgas PRR yang juga Menteri Dalam Negeri TitoKarnavian bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyerahkan bantuantersebut secara simbolis dalam lawatannya ke Banda Aceh pada Jumat, 6Maret 2026, tulis tempo. (yusa-01)
