Jakarta, hariandialog.co.id.- Presiden Prabowo secara resmimelakukan pelantikan terhadap Liliek Prisbawono Adi menjadi HakimKonstitusi setelah mengucap sumpah jabatan di Istana Negara, Jakarta,pada Jumat, 10 April 2026. Hakim Liliek Prisbawono Adi, adalah mantan hakimPengadilan Negeri Jakarta Selatan. Saat bertugas di PN JakartaSelatan, Liliek panggilan akrabnya itu menduduki jabatan sebagai WakilKetua PN Jakarta Selatan. “Saat menjabat wakil Ketua, beliau jugarajin dan aktip sidang baik berkas perkara perdata maupun pidana,”ujar salah seorang wartawan senior di PN Jakarta Selatan. Wartawan senior yang tidak mau disebutkan namanya di mediaitu, banyak hakim mantan PN Jakarta Selatan kelas I-1A Khusus itumenjabadi pimpinan baik di dalam ruang lingklup peradilan maupun diluar. Mereka yang menjadi pembicaraan karena karirnya sejak dariPN Jakarta Selatan diantaranya Prof.H.M. Syarifuddin, Ketua MA, Dr.Andi Samsan Nganro (wakil Ketua MA bidang Yudisial), Prof.Dr.Suhartoyo (Ketua Mahkamah Konstitusi), Gusrizal (Ketua Dewan PengawasKPK), Prof.Dr. Suharto (Wakil Ketua MARI bidang Yudisial), Prof.Dr.Yanto (Ketua Muda Pengawasan MA RI), Prof.Dr. Prim Haryadi (KetuaMuda Pidana), Dr, Zahrul Rabain (mantan Tua Perdata) Hakim Agungyang masih ada DR. Nani Indrawati, Pro.Dr. Bambang Miyanto (DirjenBadilum MA RI) dan puluha yang menjadi Ketua Pengadilan Tinggi. Pelantikan Liliek Prisbawono Adi yang beristirikan OrangBatak itu dilantik Presiden RI Prabowo Subianto berdasarkan SuratKeputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 36/P Tahun 2026, tentangPengangkatan Hakim Konstitusi yang Diajukan oleh Mahkamah Agungsehingga Liliek resmi menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Hakim Liliek setelah berhasil dan baik, serta berprestasisebagai Wakil Ketua PN Jakarta Selatan, yang kemudian mendapat promosisebagai Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan lanjut memperolehpromosi sebagai Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Sumatera Utara diMedan. Tampak di acara pelantikan tersebut, Menkokumham ImipasYusril Ihza Mahendra, Menkopolkam Djamari Chaniago, Menteri LuarNegeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Panglima TNI JenderalAgus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung STBurhanuddin, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Kepala BIN Herindra, (tob).
