Jakarta, hariandialog.co.id.- Wajah baru Lokasi Binaan (Lokbin)
Kramat Jati di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, mulai terlihat rapi.
Penataan kawasan yang diproyeksikan menjadi sentra perdagangan ikan
laut dan berbagai komoditas hasil laut itu kini tinggal menyisakan
sejumlah pekerjaan akhir.
Hingga Minggu (30/8/2026) malam, pengerjaan telah mencapai 85
persen. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menargetkan seluruh
proses penataan tuntas pada Senin (31/8/2026), sehari sebelum kawasan
tersebut dijadwalkan diresmikan Gubernur DKI Jakarta, Selasa
(1/9/2026).
Kepastian penyelesaian pekerjaan itu dipantau langsung Wali
Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, melalui peninjauan pada
Minggu malam.
Ia ingin memastikan tahapan akhir penataan berjalan sesuai
rencana sehingga Lokbin dapat siap digunakan tepat waktu. “Penataan
sudah mencapai 85 persen. Sekarang tinggal finishing, pemasangan
lampu-lampu dan perbaikan pintu toilet. Untuk lainnya sudah siap
semuanya,” ujar Munjirin.
Lokbin Kramat Jati nantinya menampung 143 pedagang yang
sebelumnya menjalankan aktivitas perdagangan di sisi Jalan Raya
Bogor, Jakarta Timur. Pemindahan ke lokasi binaan ini diharapkan
memberikan kepastian tempat usaha sekaligus membuat aktivitas
perdagangan lebih tertata.
Personel yang terlibat berasal dari unsur kelurahan dan
kecamatan, PPSU, Satgas Bina Marga, Suku Dinas Lingkungan Hidup, Suku
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Satpol
PP, Suku Dinas Perhubungan, Sudin PPKUKM, serta sejumlah unsur
lainnya.
Saat meninjau lokasi, Munjirin didampingi Asisten Perekonomian dan
Pembangunan (Ekbang) Fauzi, Kepala Sudin PPKUKM Jakarta Timur Andi
Ahmad Refi, Kepala Satpol PP Jakarta Timur Muhammadong, serta sejumlah
pejabat terkait.
Dengan penataan yang hampir rampung, Lokbin Kramat Jati diproyeksikan
bukan sekadar menjadi tempat relokasi pedagang. Kawasan ini diharapkan
berkembang sebagai sentra perdagangan hasil laut yang lebih bersih,
tertib, aman dan nyaman, sekaligus memberikan kepastian bagi 143
pedagang untuk menjalankan usahanya, tulis terminalnews. (asda-01)
