Sidoarjo, hariandialog.co.id.- Jumlah korban dugaan keracunan usai menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, dan sejumlah sekolah di Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, bertambah.
“Update korban keracunan makanan Ponpes Manbaul Hikam yang merasakan keluhan dan mendapatkan perawatan medis di fasyankes, total ada 748 pasien,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr Lakhsmie Herawati Yuwantina pada Jumat (4/9/2026).
Dari total tersebut, Lakhsmie merinci tinggal belasan pasien korban keracunan MBG masih menjalani ranap (rawat inap). Sementara itu, 735 pasien lainnya sudah berstatus rawat jalan.
“Saat ini, data terakhir adalah masih rawat opname itu 13 orang. Kemudian yang sudah kita rawat jalankan ya, artinya sudah berobat jalan itu 735 orang,” ujar dia.
Diberitakan sebelumnya, ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam dan pelajar di 19 sekolah pada kawasan Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo diduga mengalami keracunan massal usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Kejadian itu terjadi pada Selasa (1/9/2026) lalu, tulis jps. (ikel-01)
