Jakarta, hariandialog.co.id.- Tiga Taipan atau pengusaha china
terkemuka Indonesia diikutsertakan ke jajaran anggota Dewan
Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Kabinet Merah Putih pimpinan
Presiden RI Prabowo Subianto.
Di antara 26 anggota Wantimpres yang dilantik oleh
Prabowo (2/10/2026) terdapat tiga orang pengusaha Tionghoa terkemuka
diantaranya Jusuf Wanandi (Liem Bian Ki), Dato’ Sri Tahir (Ang Tjoen
Ming), dan Jusuf Hamka (Jauw A Loen) alias Babah Alun.
Selama hampir dua tahun Prabowo Subianto memimpin Indonesia,
hubungan Prabowo dengan pengusaha keturunan Tionghoa bisa disebut
baik-baik saja
Masuknya para taipan ke Istana tidak bisa serta merta
disebut sebagai perubahan orientasi Prabowo. Tiga taipan itu tidak
bisa disebut sebagai representasi pengusaha China. Tetapi setidaknya
mereka menjadi simbol keterwakilan pengusaha Tionghoa di lingkaran
Istana.
Selama era Jokowi para pangusaha Tionghoa yang dekat dengan
Istana disebut sebagai “Sembilan Naga”, mereka adalah sembilan
konglomerat yang mendominasi ekonomi nasional.
Prabowo lebih dekat dengan pengusaha pribumi, sebagai bagian
dari kebijakan ekonominya yang nasionalistis dan sosialiastis. Namun,
masuknya tiga nama berkedudukan di Watimpres, lebih membawa kebaikan
dari sisi ekonomi. (bing)
