Cibinong, hariandialog.co.id
Sebagai peran aktif pemuda sebagai kekuatan moral diwujudkan dengan menumbuh-kembangkan pendidikan politik dan demokratisasi; sum-berdaya ekonomi; kepedulian terhadap ma-syarakat; ilmu pengetahuan dan teknologi; olahraga, seni, dan budaya, dll.
Seperti halnya dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor dengan memberikan banyak perhatian kepada pembangunan generasi muda. Berbagai program telah diluncurkan untuk peningkatan kualitas pendidikan generasi muda.
Sebut saja rehabilitasi ruang kelas SD dan SMP, penerbitan Kartu Bodas (Bogor Cerdas), bantuan legalitas pontren dan pelayanan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) bagi pesantren salafiyah untuk mendapatkan ijazah paket kesetaraan.
Selain itu, ada juga pengembangan sekolah inklusif untuk anak berkebutuhan khusus, bantuan sekolah dan insentif bagi guru, pemasangan 240 titik wifi di lokasi blank spot, serta beasiswa Pancakarsa.
Hal itu diungkapkan saat Bupati Bogor Ade Yasin mengisi kegiatan Webinar Bogor Leaders Talk 2021 yang bertemakan “Pemuda Merdeka Penggagas Kemajuan Bangsa”, Senin (16/08).
Bupati Bogor Ade Yasin menegaskan bahwa membangun itu tidak harus membangun infrastruktur tetapi juga membangun sumber daya manusia, membangun karakter dan lain-lain. “Jadi tema membangun tidak hanya terfokus pada infrastruktur,” ujarnya.
Harapan Bupati Bogor Ade Yasin Bogor Leaders Talks 2021 ini bisa menampung aspirasi, gagasan serta ide kreatif dari para pemuda dalam mendorong pembangunan Kabupaten Bogor. “Kami berharap para pemuda yang telah diberikan beasiswa Pancakarsa, yang tentu dananya berasal dari APBD, bisa mengabdi untuk membangun Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Bupati juga menjelaskan dalam rangka pemulihan ekonomi, Pemerintah Kabupaten Bogor juga terus berupaya melibatkan kaum muda dalam berbagai event kreatif berbasis digital.(Diskominfo/Riz)
