Jakarta, hariandialog.co.id.- PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)
mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 6% pada kuartal I-2022.
Pertumbuhan kredit Bank BTN ini ditopang oleh kredit pemilikan rumah
(KPR) yang juga menanjak di tiga bulan pertama tahun ini.
Wakil Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan kredit
BTN tumbuh sekitar 6% pada tiga bulan pertama 2022. “Pertumbuhan
kredit BTN di Kuartal I 2022 masih didorong oleh KPR Subsidi maupun
KPR rumah sederhana. KPR subsidi tumbuh sekitar 8% yoy,” kata Nixon,
Kamis (21-04-2022) seperti ditulis kontan.
Dengan realisasi itu, bank pelat merah optimistis bisa memenuhi target
kredit di kisaran 8% – 9% hingga akhir tahun. Bahkan BTN memperkirakan
pertumbuhan kredit per April 2022 bisa mendekati 7%.
Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan mengoptimalkan
program perumahan nasional, melalui kontribusi pada program KPR FLPP,
KPR BP2BT dan KPR TAPERA dengan potensi realisasi unit sebanyak 169,3
ribu unit.
Selain itu, memperluas partnership untuk penyaluran kredit pada
segmenfixed income dengan melanjutkan program KPR TWP AD dan ekspansi
BTN Solusi di segmen institusi, lembaga pemerintah, Kementerian dan
Korporasi BUMN lainnya.
BTN juga akan meningkatkan KPR di segmen milenial melalui kerjasama
pembangunan Transit Oriented Development (TOD) dengan BUMN Karya dan
top developer serta program KPR untuk milenial, seperti KPR Gaess for
Milenials dengan fitur Graduate Payment Mortgage (GPM) dan KPR Hits.
Bahkan, perusahaan akan mengembangkan kredit komersial dan korporasi
yang memiliki value chain di sektor perumahan. Sementara untuk
meningkatkan laba bersih, perseroan akan menjaga yield kredit di
kisaran 7%-8% dengan meningkatkan kontribusi kredit dengan marjin
tinggi, terutama kredit payroll dan SME. (pitta).
