hariandialog.co.id. Ketua Mahkamah Agung mengatakan membangun sebuah
masjid, adalah bentuk investasi yang nilainya tidak akan pernah
berkurang, bahkan keuntungannya akan terus mengalir meskipun yang
bersangkutan telah meninggal dunia.
Semakin banyak jamaah yang memanfaatkan masjid ini
nantinya, maka pahalanya juga akan terus bertambah hingga berkali-kali
lipat buat yang membangun dan turut berpartisipasi dalam
pembangunannya. Hal tersebut merupakan bukti akan kemurahan Allah SWT
kepada orang-orang yang telah dengan tulus dan ikhlas mendermakan
hartanya di jalan Allah
Hal itu disampaikan Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. H. M.
Syarifuddin, S.H., M.H kata kata sambutannya di acara peletakan batu
pertama masjid Rachman Ishaq Al Firdausi Qasimi As Saudi, pada hari
Sabtu, 18-09-2022, bertempat di Percut Sei Tuan, Deli Serdang Sumatera
Utara.
Di mana diketahui pembangunan Masjid Rachman Ishaq yang
berada di lingkungan Rumah Tahfiz Al-Firdausi Qasimi As-Saudi.
Tegaknya rumah Allah ini merupakan impian yang sudah lama
dicita-citakan. Sebab, dengan kehadiran masjid ini tentu saja membuat
Rumah Tahfiz Al-Firdausi Qasimi As-Saudi ini menjadi sempurna dan
lengkap.
Sedangkan Gubenur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyatakan
sangat mengapresisasi apa yang telah dilakukan oleh Ketua Kamar Agama
MA RI dalam berbuat baik membangun masjid guna untuk masyarakat warga
Sumatera Utara yang bermatabat, dan juga ini menjadi peringatan
khususnya buat saya sebagai gubenur untuk bisa berbagi antar sesama
Sementara itu Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung Prof. Dr
Amran Saudi, S.H., M.Hum mengatakan kelak, masjid ini akan digunakan
oleh masyarakat di sekitar sini, dan khususnya para santri, untuk
melaksanakan ibadah, kegiatan belajar, serta aktivitas lainnya di
Rumah Tahfiz ini. Tidak ada niatan lain di hati kami kecuali
semata-mata berharap ridha Allah Swt. Semoga jihad kecil melalui dunia
pendidikan ini turut memberi syafaat di hari kiamat kelak
Ketua Mahkamah Agung RI itu. mengungkapkan semoga
dengan berdirinya masjid ini kelak akan mendorong semangat para warga
di sekitarnya untuk lebih giat beribadah, mensyiarkan agama Islam,
serta melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan nilai-nilai
keIslaman, karena sejatinya Masjid bukan hanya sekedar tempat untuk
menjalankan aktivitas Hablum Minallah akan tetapi juga menjadi tempat
untuk menjalankan aktivitas Hablum Minannas dalam rangka pemberdayaan
umat
Acara peletakan batu pertama tersebut turut hadir, Wakil
MA bidang Yudisial Dr. Andi Samsan Nganro, SH,MH, Wakil MA bidang Non
Yudisial, para Ketua Kamar, hakim Agung, Pejabat Eselon I Mahkamah
Agung, Gubenur Sumatera Utara,Wakil Bupati Deli Serdang, pengurus
Pusat Dharmayukti Karini, serta undangan lainnya., dan pada acara ini
tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (Humas/tob)
