
Deli Serdang, hariandialog.co.id.
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendorong lulusan Akademi Teknik Deli Serdang (ATDS) tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi memiliki kompetensi dan sertifikasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Pesan tersebut disampaikan dalam Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 ATDS yang berlangsung di Wing Hotel Kualanamu, Kecamatan Batang Kuis, Sabtu (12/9/2026). Sebanyak 72 mahasiswa resmi menyandang gelar Ahli Madya Teknik.
Dalam sambutan Bupati Deli Serdang yang dibacakan Plt Kepala Kesbangpol Deli Serdang, Anwar Sadat, disebutkan bahwa kolaborasi pemerintah daerah dan perguruan tinggi diperlukan untuk menghadapi tantangan ketenagakerjaan.
Terlebih, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Deli Serdang berdasarkan data 2025 masih berada di angka 7,6 persen.
Pemkab mendorong penguatan pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Deli Serdang agar para alumni memiliki keterampilan yang semakin sesuai dengan kebutuhan industri.
“Para alumni dapat dilatih sehingga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri maupun menjadi tenaga kerja yang tersertifikasi dan siap bekerja pada kawasan industri yang ada di Deli Serdang,” kata Anwar Sadat.
Sebanyak 72 lulusan terdiri atas 7 lulusan Teknik Elektro, 24 Teknik Industri, 35 Teknik Mesin, dan 6 Teknik Sipil.
Selain memasuki dunia kerja, para lulusan diharapkan mampu melahirkan inovasi teknologi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk pengolahan sampah, hilirisasi sumber daya alam, serta peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan.
Direktur ATDS Joel Panjaitan juga mengingatkan lulusan agar terus belajar dan menjaga integritas.
“Jadilah pribadi yang kompeten tetapi tetap rendah hati. Jadilah profesional tetapi tetap berintegritas,” pesannya.
ATDS, kata Joel, terus menyesuaikan pembelajaran dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja. Upaya peningkatan mutu tersebut turut mendapat penghargaan SPMI dari LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara pada 2024 dan 2025.(hm)
