Jakarta, hariandialog.co.id.- Memasuki usia ke-24 Bank Mandiri
semakin memperkuat eksistensi sebagai bank unggulan di segmen
wholesale lewat optimalisasi bisnis. Untuk itu, Bank Mandiri secara
konsisten fokus mengintensifkan pertumbuhan bisnis value chain
berbasis ekosistem nasabah.
Melalui pengembangan dan optimalisasi digital yang
menyeluruh, Bank Mandiri telah meluncurkan Super App Livin’ by Mandiri
untuk nasabah ritel dan Wholesale Digital Super Platform untuk nasabah
wholesale. Kedua aplikasi tersebut telah bertransformasi dengan
menyediakan layanan keuangan yang lengkap dan terintegrasi bagi
nasabah dari seluruh segmen.
Hal ini juga menjadi dukungan perseroan terhadap salah satu
agenda utama presidensi G20, yakni transformasi ekonomi berbasis
digital
Direktur Corporate Banking Susana Indah Kris Indriati
menjelaskan, Bank Mandiri juga secara aktif mempertajam fokus bisnis
dengan mengedepankan potensi kewilayahan dan bersinergi dengan
perusahaan anak untuk menjadi competitive advantage. “Sebagai bank
dengan pangsa pasar wholesale terbesar, kami ingin mendorong
pertumbuhan bisnis yang konsisten dan tentunya berkelanjutan,” ujarnya
Senin (17-10-2022) seperti ditulis tribune.
Hasilnya, dalam delapan bulan pertama 2022 Bank Mandiri
telah berhasil menyalurkan kredit wholesale sebesar Rp 580,18 triliun.
Nilai itu tumbuh hingga 8,36% secara tahunan atau year on year (YoY)
bila dibandingkan periode akhir Agustus 2021 lalu.
Pertumbuhan kredit wholesale Bank Mandiri ini, utamanya
disumbang oleh segmen corporate banking yang mencapai Rp 353,75
triliun per Agustus 2022, meningkat Rp 15,8 triliun secara tahunan.
Indah menjelaskan, meski kondisi perekonomian saat ini dilanda
ketidakpastian, Bank Mandiri optimis Indonesia masih memiliki sumber
pertumbuhan ekonomi ke depan yang masih akan bertahan dari dampak
tekanan ekonomi global.
“Dalam beberapa tahun terakhir, Bank Mandiri
menitikberatkan optimalisasi bisnis melalui pengembangan layanan yang
dapat menjangkau lebih banyak korporasi di berbagai daerah. Dengan
begitu, kami berharap pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia
lebih merata,” imbuhnya. (diah)
