Majalengka, hariandialog.co.id
Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) kabupaten majalengka-jawa barat tahun 2023, Bupati Majalengka H. Karna Sobahi bertindak sebagai pemimpin upacara Peringatan Hari Santri yang cukup semarak dan meriah berhubung Selesai upacara di adakan pawai,di ikuti oleh 26 kecamatan sehingga ribuan para santri se-Kabupaten Majalengka mengikuti pawai hari santri,Selain itu juga di sekitar lapangan GGM terdapat pameran di ikuti oleh seluruh Pondok pesantren yang mempunyai bidang usaha kecil menengah
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tarsono D Mardiana,Ketua DPRD H.Edi Anas Junaedi,Sekda H.Eman Suherman,kepala Kemenag H.Agus Sutisna,Forkopimda, Ketua MUI, Ketua FKUB, para kepala OPD, para Camat dan Undangan lainya bertempat di GGM Majalengka minggu (22/10)
Ditetapkan Hari Santri 22 oktober tahun 2015, Untuk tema tahun 2023,’Jihad Santri Jayakan Negeri’,” kata Bupati Majalengka H.Karna Sibahi sambil membacakan amanat tertulis Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas.
Tema tersebur memiliki maksud dan tujuanya mengajak para santri untuk terus berjuang membangun kejayaan negeri dengan semangat jihad intelektual, karena para santri adalah pahlawan pendidikan dan pejuang kebodohan, terutama di era transformasi digital saat ini.
Oleh karenal itu ucap Karna Sobahi,dalam kesempatan ini, izinkan kami atas nama Pemerintah Kabupaten Majalengka, menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional tahun 2023 kepada seluruh santri di Kabupaten Majalengka. Mari kita sambut momentum hari santri tahun ini, sebagai media pengingat bagi kita semua, khususnya anak-anak kami para santri, bahwa anda-anda semua memiliki andil besar dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia,”
Bupati juga mengingatkan bahwa semua para santri memiliki andil besar untuk senantiasa aktif ikut berkontribusi dalam memajukan negeri ini. Terlebih dalam mewujudkan Kabupaten Majalengka yang Raharja.
“Mari kita bergandeng tangan, bersama-sama berjuang membangun kejayaan negeri ini dengan semangat jihad intelektual, khususnya untuk melakukan jihad melawan ketidakpahaman, kebodohan, dan ketertinggalan, dalam mendukung terwujudnya Indonesia Maju.
Dalam mendukung keberadaan Pondok Pesantren Pemerintah Kabupaten Majalengka telah membuat Peraturan Daerah ( Perda ) , dengan adanya Perda tersebut diharapkan peran Pemda dalam memberikan kontribusi perlindungan keberadaan Ponpes.
Keberadaan Pesantren di Kabupaten Majalengka berjumlah 556 dan tersebar di 26 Kecamatan yang ada di Kabupaten Majalengka-jawa barat.
” Kami i apresiasi terhadap pondokbpesantren yang ada di Kabupaten Majalengka , selama tiga tahun telah dilakukan bantuan perbaikan untuk 120 pesantren , selain itu pada tahun 2023 ini kita akan beri bantuan hibah untuk 100 pondok pesantren serta tahun 2024 telah dianggarkan, ” ujar Bupati menjelang ahir masa jabatanya bulan desember 2023.ujar bupati Karna yang akan memasuki berakhirnya masa jabatan bulan desember 2023..(Ayub)
