Jakarta, hariandialog.co.id.- Calon wakil presiden (cawapres) nomor
urut dua Mahfud MD buka suara soal pernyataan pasangannya, Ganjar
Pranowo yang memberi nilai 5 terhadap penegakan hukum dan HAM di era
kepemimpinan Presiden Jokowi.
Mahfud berujar, justru penegakan hukum dan HAM di masa
Jokowi yang juga ia menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum,
dan Keamanan (Menko Polhukam) berada di posisi tertinggi. Hal itu
diungkapkan Mahfud berdasarkan survei Litbang Kompas.
“Kalau mau objektif, Anda lihat hasil survei Kompas
terakhir. Penegakan hukum itu 64, tertinggi sepanjang pemerintahan Pak
Jokowi. Bidang politik dan keamanan 76, tertinggi sepanjang
pemerintahan pak Jokowi,” kata Mahfud kepada wartawan di Taman Ismail
Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Minggu (19-11-2023).
“Dan itu Menkopolhukam-nya saya. Kepuasan terhadap
pemerintah 73, tapi bidang politik keamanan itu 76. Itu survei Kompas,
buka saja, survei Kompas yang terakhir, Litbang Kompas,” sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, Ganjar memberikan penilaian 5 dalam
penegakan hukum dan Hak Asasi Manusia era kepemimpinan Joko Widodo
(Jokowi)-Maruf Amin.
Hal itu disampaikan Ganjar usai menjawab pertanyaan dari
pakar Hukum Tata Negara Universitas Gajah Mada, Prof Zainal Arifin
Mochtar saat acara Sarasehan Nasional IKA UNM di Four Point by
Sheraton Makassar, Sabtu (18-11-2023).
Prof Zainal Arifin sebagai panelis mempertanyakan kepada
Ganjar penilaian penegakan hukum Indonesia saat ini tulis liputan6
Prof Zainal ingin mengetahui apakah penilaian Ganjar soal penegakkan
hukum dan HAM sebelum adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) apakah
sama atau tidak. “Dulu katanya baik, sekarang?” tanya Prof Zainal.
(redak-01)
